2018, Bupati Berharap Kebutuhan Kain Terpenuhi Dari Produk Lokal

Kegiatas sosial terus digulirkan oleh Pemkab Jember. Melalui Dinas Sosial, kegiatan bernuansa kemanusiaan ini, tadi pagi dilaksanakan di Kecamatan Tanggul.

Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR., yang hadir pada acara itu berharap, ibu-ibu muslimat di Kecamatan Tanggul, bisa membantu program yang dicanangkan untuk meningkatkan para penjahit pakaian.

Ajakan ini disampaikan, karena bupati berkeinginan, tahun 2018 mendatang, semua kebutuhan seragam, baik untuk anak sekolah maupun pegawai negeri, tidak lagi membeli atau memesan dari luar daerah.

“Saya minta tolong kepada muslimat untuk membantu saya, supaya saya juga bisa membantu muslimat. Saya kepingin ibu-ibu yang bisa jahit, kumpul 10 orang (membentuk kelompok). Karena tahun 2018, saya tidak kepingin ada lagi yang pesan pakaian seragam anak sekolah, pegawai negeri, dari luar. Semua bisa dikerjakan oleh orang Jember, sehingga kesejahteraan ekonomi penjahit Jember bisa meningkat. Kemarin 2017, masih ada yang dipesankan ke keluar,” harap Bupati Faida, dalam acara Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, bersama Muslimat Anak Cabang Tanggul, di Pendopo Kecamatan Tanggul, Minggu (24/12/2017).

Keinginan Bupati Faida ini disampaikan ke Ketua Muslimat Anak Cabang Tanggul, agar jamaah muslimat yang dipimpinnya bisa dibagi menjadi dua kelompok untuk pemberdayaan.

“Bu Winti, saya kira ini bisa dibuat dua kelompok, paling nggak ada 20 orang di sini. Paling sedikit dua kelompok, kalau lebih, malah bagus,” pinta kepada Winti Isnaeni, S.Ag, M.Pdi, Ketua Muslimat Anak Cabang Tanggul.

Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Jember, Isnaeni Dwi Susanti, dalam kaitan kegiatan sosial di Tanggul ini menjelaskan, bahwa kegiatan itu diselenggarakan sesuai dengan yang diharapkan dan diinginkan bupati. Karena bupati berharap bisa menyapa langsung warganya, maka kegiatan itu dibuat dalam bentuk tatap muka langsung.

“Bupati menginginkan agar penyerahannya bisa diberikan secara langsung. Karena beliau bisa bersilaturahim dengan warganya. Oleh karena itu saat ini ada 125 paket sembako (beras, minyak goreng, sarimie) yang diserahkan kepada janda dan lansia,” jelas Susanti.

Menurut Susanti, dalam kegiatan sosial yang bersamaan dengan peringatan maulud Nabi Muhammad SAW, itu juga dilakukan penyerahan bantuan peralatan kepada kelompok masyarakat. Bantuan peralatan ini dimaksudkan, agar menjadi penunjang untuk kegiatan dari kelompok itu.

Camat Tanggul, Sukardi, yang menjadi tuan rumah atas penyelenggaraan acara itu mengaku senang dan bangga, karena bisa membantu sebuah kegiatan bermanfaat bagi kepentingan orang banyak. “Alhamdulillah ditempatkan di pendopo Kecamatan Tanggul. Paling tidak saya bisa membantu kelancaran dari pada kegiatan ini, sehingga mudah-mudahan bukan sekali ini saja, akan tetapi ke depan saya siap untuk bersinergi memajukan masyarakat Tanggul, khususnya teman-teman dari muslimat,” ungkapnya.

Sementara itu, peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, yang diselenggarakan di pendopo Kecamatan Tanggul, lanjut Winti Isnaeni, Ketua Muslimat Anak Cabang Tanggul, sebenarnya merupakan acara rutin triwulan, sekaligus Hari Sosial Muslimat, khususnya Muslimat Anak Cabang Tanggul. “Yang hadir 1000 orang. Cuma di hari sosial ini juga ada pengobatan gratis dari RS Bina Sehat, yaitu membantu anggota kita yang memilki keluhan-keluhan penyakit. Hari ini yang kita lakukan pemberian sembako kepada 125 orang jamaah, khususnya dari kalangan lemah,” ungkapnya.

Dari kegiatan ini, menurut Winti, Muslimat Anak Cabang Tanggul, ke depan akan dilakukan pendataan terhadap muslimat-muslimat yang lain, untuk kemudian diajukan ke dinas sosial, Pemkab Jember. “Kita akan mendata muslimat-muslimat yang lain, khususnya warga Tanggul yang tidak mampu untuk diajukan ke dinas sosial agar mendapatkan kartu PMKS,” pungkasnya. (Indra GM)

No Response

Comments are closed.