Campak Rubella

97 Peserta Berbagai Kota, Ikuti Pasar Seni Lukis Di Jember

Pasar seni lukis Indonesia yang digelar dirumah Budaya Pandhalungan – Ajung Jember diikuti dan dimeriahkan 97 peserta dari berbagai kota. Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., bersama Forkopimda berkenan hadir dalam agenda seni nasional tersebut.

Para seniman, pengamat seni dan masyarakat umum yang hadir langsung menyaksikan berlangsungnya acara, menambah kemeriahan acara pada hari ini, Selasa (16/05/17).

Acara pasar seni lukis yang melibatkan para pelukis dari berbagai kota di Indonesia dengan 97 peserta dari Jakarta, Bandung, Sukabumi, Cirebon, Majalengka, Tangerang, Semarang, Yogyakarta, Purwoharjo, Pekalongan, Rembang, Tuban, Surabaya, Gresik, Lamongan, Mojokerto, Sidoarjo, Malang, Bali, Klaten, Brebes dan Papua.

Agenda nasional ini bakal digelar mulai tanggal 16 mei hari ini sampai dengan tanggal 21 mei 2017, dari pukul 10.00 sampai dengan 22.00 WIB. Tampilan tari Cendrawasih dari Cemara Biru dan tari Garong dari Kecamatan Semboro mengawali acara pembukaan.

Cak Dandik Samsul Hadi selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa agenda tersebut merupakan sebuah sejarah. “Mudah-mudahan ditahun-tahun berikutnya bupati bisa mengendalikan pasar seni lukis Indonesia tampil menjadi agenda rutin, menambah energi, semangat bersama modal bersama,” tuturnya.

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Rumah Budaya Pandhalungan Jember yang pertama diharapkan mewarnai event nasional yang memang benar-benar berbeda, biasanya diadakan ditingkat provinsi kali ini diadakan ditingkat kabupaten dengan nuansa outdoor tenda dibawah pohon bambu, dibelakang sawah dan ditemani hewan katak.

Sementara itu, Bupati Jember dalam sambutannya menyampaikan senang Jember dijadikan terminal kreasinya para seniman Lukis se-indonesia. “Kalau ada yang perlu diamankan aset bangsa Kita adalah seniman dan budayawan,” jelas Bupati.

Bahasa seni itu bahasa yang menyambungkan seluruh suku, kelompok berbeda bangsa berbeda bahasa, ketika berbicara seni lukis tidak perlu mengerti bahasanya tetapi bisa melihat dari gambarnya apa yang akan diceritakan. Seni Lukis memiliki arti yang dalam. Seniman harus mempunyai jiwa enterpreneur, salah satunya dengan upload di media sosial, membuat katalog, mengundang tokoh-tokoh untuk menjadi model, lebih lagi mengkomunikasikan visi misi pembangunan seperti contohnya seorang tokoh ditengah pasar.

Bupati sangat menghargai seniman dan budayawan karena kalau hatinya tidak bersih tidak bisa melukis kalau hatinya iri dengki tidak bisa melukis, kalau orangnya tidak senang bersahabat juga tidak melukis. (Mutia)

Download Logo HUT RI 72
No Response

Comments are closed.