Ajak Orang Tua Diskusi Soal Narkoba lewat FGD

Salah satu langkah Kepolisian Resort dalam upaya memberantas peredaran dan penggunaan narkoba, utamanya di kalangan anak-anak muda dan pelajar, yakni membentuk Forum Group Discusion (FGD). Melalui forum ini masyarakat atau orang tua, diharapkan memahami Pola Pengawasan Terhadap Anak dari Bahaya Narkoba.

Langkah Polres Jember ini sebagai upaya untuk mengakomodir kesadaran dan partisipasi masyarakat agar ikut serta berperan dalam pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Pelibatan orang tua/wali murid dalam kegiatan ini, sangatlah penting, karena peran keluarga dan lingkungan sangat mendukung dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Sebagaimana arahan Bapak Kapolri pada saat Apel Kasatwil Tanggal 09 Oktober 2017 yang menekankan pada langkah preventif, pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda dengan melakukan sosialisasi wawasan bahaya narkoba yang diikutsertakan pada kurikulum sekolah sehingga pengguna narkoba di kalangan para pelajar bisa ditekan bahkan ditiadakan,” jelas AKBP Kusworo Wibowo, SH.SIK.MH, Kapolres Jember, dalam acara Apel Kader Anti Narkoba, di alun-alun Kota Jember, Sabtu,(14/10/2017).

Kegiatan dengan mengambil tema “Pendidikan Wawasan Bahaya Narkoba Sebagai Kurikulum Pendidikan SMP dan SMA Se Kabupaten Jember”, didalamnya juga diisi Deklarasi Pelajar Anti Narkoba tingkat SMA dan SMP Kabupaten Jember. Acara ini juga dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Pemkab Jember, Polres Jember dan Kadiknas Provinsi Jawa Timur.

Dikatakan Kapolres, pemberantasan dan pemberian pemahaman soal bahaya narkoba kepada semua lapisan masyarakat, utamanya generasi muda, sudah menjadi keharusan yang mesti dilakukan. Apalagi saat ini, Indonesia sudah masuk Darurat Narkoba.

Penanganan penyalahgunaan narkoba yang sudah sedemikian meluas di kalangan anak muda dan pelajar ini, menurut Kapolres, harus dilakukan secara masif dan bersatu padu dalam suatu gerakan bersama dengan mengupayakan pengurangan persediaan (supply reduction) dan pengurangan permintaan (demand reduction). Sehingga program pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap narkoba bisa berhasil.

Langkah kongkrit dari upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran dan penggunaan narkoba ini, segera akan ditindaklanjuti dengan menugaskan 40 personil Polres Jember untuk mengajar di sekolah- sekolah se Kabupaten Jember.

Pola pengajaran yang akan ditempuh, yakni 1 minggu 1 kecamatan, 2 sekolah. Pengajaran ini memanfaatkan Jam Pelajaran Bimbingan Karier dan Jam Pelajaran Muatan Lokal.

“Alhamdulillah hari ini kita melaunching Program Pendidikan Tentang Bahaya Narkoba diikutsertakan dalam Kurikulum SMP dan SMA Se Kabupaten Jember,” ucap Kapolres. (Izza. Red : Indra GM)

No Response

Comments are closed.