Akhiri ‘Konggres’, Bupati Jember Minta RT RW Senantiasa Memantau Kondisi Warganya

Mengakhiri Acara Silaturhami (Konggres) dengan Ketua RT RW di Pondok Pesantren Baitul Mukhtarom, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR., meminta seluruh Ketua RT RW yang hadir untuk tidak jauh dari panggung. Permintaan itu disampaikan, karena bupati ingin para ketua RT RW bisa dekat dengan bupatinya.

“Hari ini acaranya laporannya bupati kepada ketua RT RW. Ini kongresnya RT RW, jadi panggung ini milik RT RW,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, di hari ketiga sekaligus terakhir acara Silaturahmi RT RW dengan Bupati Jember, di Pondok Pesantren Baitul Mukhtarom, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Rabu (6/12/2017).

Hal lain yang juga diminta bupati kepada ketua RT RW, yakni agar senantiasa melayani dan memantau kondisi warganya. Jangan sampai ada warganya yang hamil tidak tertolong, atau sakit tidak terobati.

Diingatkan, agar ketika warganya ada yang membutuhkan pertolongan medis, ketua RT maupun RW, bertindak sigap dengan menghubungi ambulan desa atau puskesmas. Dan kalaupun kedua ambulan tersebut tidak bisa dipakai, ketua RT maupun RW bisa menghubungi camat di daerahnya untuk meminjam mobil dinasnya.

“Kalau masih tidak bisa, cari sewa mobil, nanti pemerintah yang akan mengganti biaya sewa, jangan sampai warganya tidak tertolong,” ucap Bupati Faida.

Pemberian perhatian bupati terhadap keberadaan Ketua RW dan RW ini, karena tugas yang diemban cukup berat. Dengan honor yang sangat kecil, keduanya harus memberikan pelayanan kepada warganya selama 24 jam.

Bahkan saat tengah malam pun, ketika ada warganya yang membutuhkan pelayanannya, ketua RT RW akan dengan sukarela untuk memenuhinya.”Bandingkan dengan UGD, meskipun di situ tertulis 24 jam, tapi dokternya ada 3, mereka berbagi shift. Jadi kerja RT RW itu sangat penting. Bagaimana tidak penting, setiap ada warga yang tidak bisa bayar sekolah pasti akan nemui RT, tidak bisa bayar biaya rumah sakit, pasti nemui RT, bila perlu di rumahnya ditulis menerima segala macam keluhan 24 jam,” ujar bupati.

Begitu pentingnya peran RT RW bagi masyarakat, karena itu bupati menaikkan honor yang diterimanya, dari semula Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu. Untuk memastikan diterima utuh dan bebas dari pungutan, honor yang diterima dilewatkan rekening bank.

Seperti diketahui, acara Silaturahmi ‘Konggres’ RT RW dengan Bupati Jember ini, dilaksanakan selama tiga hari di enam titik. Gelar pertemuan bersama Ketua RT RW ini, di dalamnya diisi dengan pemberian buku rekening tabungan.

Melalui buku rekening tabungan itu, ketua RT RW bisa mengambil honornya. Model pemberian honor melalui rekening bank ini dimaksudkan untuk memotong mata rantai pungutan liar yang kerap terjadi.

Hari pertama pelaksanaan silaturahmi atau konggres RT RW ini digelar di Secaba, Sukorejo, Kecamatan Sumbersari, pada hari Senin (4/12/2017). Silaturahmi di tempat ini diikuti ketua RT RW dari Kecamatan Arjasa, Mumbulsari, Pakusari, Sukowono, Jelbuk, Patrang, Sumbersari dan Kecamatan Kaliwates. Tempat kedua dipusatkan di PP Miftahul Ulum, Glagahwero, Kalisat, yang diikuti Ketua RT RW dari Kecamatan Kalisat, Mayang, Ledokombo, Silo dan Kecamatan Sumberjambe.

Hari kedua Acara Silaturahmi RT RW dengan Bupati Jember dilaksanakan di Pondok Pesantren Annuriyah, Kaliwining, Rambipuji, Selasa (5/12/2017). Silaturahmi ini diikuti oleh ketua RT RW dari Kecamatan Rambipuji, Bangsalsari, Ajung, Panti dan Kecamatan Sukorambi. Tempat kedua acara silaturahmi yang dilangsungkan di Pondok Pesantren Darul Huda, Andongsari, Kecamatan Ambulu, diikuti ketua RT RW dari Kecamatan Ambulu, Wuluhan, Tempurejo dan Kecamatan Jenggawah.

Sedang hari ketiga, acara Silaturahmi RT RW dengan Bupati Jember dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Qodiri 3, Gumukmas dan Pondok Pesantren Baitul Mukhtarom, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Rabu (6/12/2017). Silaturahmi di Pondok Pesantren Al Qodiri 3, diikuti Ketua RT RW dari Kecamatan Puger, Gumukmas, Kencong dan Kecamatan Jombang. Untuk silaturahmi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Baitul Mukhtarom, diikuti Ketua RT RW dari Kecamatan Sumberbaru, Tanggul, Semboro, Umbulsari dan Kecamatan Balung. (Izza, Indra GM)

No Response

Comments are closed.