Kerja Nyata

BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUKUNG TRANSPARANSI APBD 2013 LEWAT PUBLIKASI TERBUKA

Menindaklanjuti petunjuk Bupati Jember, MZA Djalal, tahun 2013, agar seluruh unut kerja di lingkup Pemkab Jember, harus menjalankan roda pemerintah dengan 3 bekal, akuntabilitas , transparan, dan profesionalisme.  Sehingga dengan ini, masyarakat diharapkan bisa tahu akan program dan kegiatan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), mulai dari anggarannya sampai kegiatannya sendiri.

Karena itu, setiap pejabat di SKPD, di lingkup Pemkab Jember, harus betul-betul mampu meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat. Selain itu, pejabat juga harus meningkatkan kualitas belanja daerah, mulai dari perencanaan yang tepat, penggunaan anggaran pada kebutuhan yang diprioritaskan, transparansi pelaksanaan anggaran, hati-hati dan akuntable serta pengawasan dan pengendalian anggaran yang afektif.

“Apabila dilakukan dengan transparan, semua program yang dilaksanakan, mulai dan anggaran hingga kegiatannya, akan bisa memantik simpati dan partisipasi aktif dari masyarakat untuk turut serta dalam pelaksanaan program pembangunan,” Drs H Edy. B. Susilo, Kepala Bapemas, dalam acara workshop Ruang Belajar Masyarakat PNPM MP di aula Bank Jatim, Jember, kemarin.

Dikatakan, permintaan Bupati MZA Djalal berkaitan dengan pemanfaatan APBD 2013 ini, juga tidaklah hanya bisa diartkan hanya bisa dilakukan oleh SKPD teknis. Unit kerja yang dipimpinya, kata dia, juga akan melakukannya sebagaimana imbauan dan permintaan bupati.

Menurut dia, agar apa yang diharapkan bupati bisa terwujud, harus ada sikap profesionalisme yang melandasi, serta adanya peningkatan etos kerja, dan perubahan ethitude atas seluruh penyelenggara pemerintahan.  “Ini penting, karena tanpa profesionalisme tidak mungkin akan tercipta sebuah good governance, tanpa adanya sikap profesionalisme,”

Bapemas kata Edy, meski unit kerja teknis yang melaksakan pemberdayaan masyarakat, juga akan melaksanakannya secara profesional,  dalam mengawal kebijakan bupati. “Ini bisa secara transparan bisa dilihat melalui website yang dimiliki bapemas, atau baliho yang terpampang di depan kantor bapemas,” paparnya

 Dengan keterbukaan yang dilakukan, Edy berharap, masyarakat bisa melihat potensi yang dimiliki desanya. Dari hal ini diharapkan pula masyarakat bisa mengusulkan kepada bapemas untuk pengembangan potensi tersebut, sehingga bisa diupayakan pemberdayaan yang menguntungkan masyarakat.(*)

No Response

Comments are closed.