Campak Rubella

Bahas Bandara, Menteri BUMN akan Sinergikan Angkasa Pura, Menhub dan PTPN XII

Guna membahas kelanjutan gagasan Presiden Jokowi tentang Bandara Notohadinegoro menjadi bandara embarkasi haji antara, Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., bertemu langsung dengan Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Aprianto Putro.

Menteri BUMN Rini Soemarno melalui Sekretaris Kementerian BUMN Imam Aprianto Putro menyampaikan, pihaknya sudah melihat langsung presentasi Bupati Faida secara lengkap terkait peta bandara, runway, tata letak dan lokasi rencana perluasan, termasuk status tanah bandara. Pihaknya juga mengatakan, untuk mempercepat dan mempermudah langkah koordinasi, maka Menteri BUMN akan memanggil pihak PT Angkasa Pura dan PTPN XII selaku operator perusahaan milik negara dan pengelola tanah bandara, untuk memperjelas status tanah bandara.

“Yang jelas kita akan tindaklanjuti bandara embarkasi antara tersebut, Ibu Menteri BUMN pekan ini akan membicarakan hal itu. Karena ini sudah menjadi atensi Pak Presiden,” kata Sekretaris Kementerian BUMN Imam Aprianto Putro, usai bertemu rombongan Bupati Jember di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta beberapa waktu lalu.
Untuk program kerja yang menjadi atensi, salah satunya Bandara Notohadinegoro Jember, maka biasanya Presiden Jokowi akan meminta laporan berkala terkait progress tersebut. “Kita pekan ini juga akan jadwalkan ke Jember untuk meninjau langsung lokasi dan koordinasi dengan pihak Pemkab Jember dan PTPN XII,” katanya.

Sedangkan Bupati Jember Faida menyampaikan, karena bandara embarkasi haji antara sudah menjadi atensi Presiden Jokowi, maka perencanaan pembangunan segera diperjelas baik set plan maupun perencanaan penganggaran. “Bulan-bulan ini kita atensi betul soal bandara embarkasi ini. Targetnya, sampai akhir tahun ini sudah jelas perencanaan maupun status tanah, selanjutnya awal tahun 2018 anggaran Rp 370 miliar sudah siap dan mulai dikerjakan infrastruktur bandaranya,” terang Bupati Faida.

Bupati Faida juga meyakini, dengan jumlah calon jemaah dari Jember maupun empat kabupaten sekitar yang mencapai puluhan ribu dan lebih 17 kloter, maka bandara embarkasi haji antara akan segera terealisasi.

Dalam kunjungan ke Kementerian BUMN, nampak ikut serta Kepala Dishub Isman Sutomo, Sekretaris Dishub Gatot Triono, Plt Kepala Disparbud Arif Cahyono, Kadisperindag Anas Ma’ruf dan Kabag Hukum Pemkab Jember Ratno Sambodo.

Seperti diketahui, Bandara Notohadinegoro Jember oleh Presiden Joko Widodo diproyeksikan bisa menjadi bandara embarkasi haji antara. Melalui pemerintah pusat akan dianggarkan pada APBN 2018-2019 senilai Rp 370 miliar yang pembangunannya dikerjakan selama dua tahun menndatang.

Sedangkan untuk melengkapi infastruktur bandara, Pemkab Jember bersedia untuk membangun asrama haji multi fungsi yang sebagian bangunan berada di komplek Stadion Jember Sport Garden (JSG). Dan akses jalan raya menuju bandara juga diperlebar dengan kualitas jalan aspal yang terbaik. (*)

Download Logo HUT RI 72
No Response

Comments are closed.