Kerja Nyata

BANYAK PELAJARAN DARI AJANG WMBC

184 views

Jember Marching Band (JMB) adalah salah satu ikon kebanggaan Jember. JMB memang baru resmi didirikan pada tahun 2007, tetapi mereka sangat diperhitungkan di dunia luar. Prestasi yang pernah mereka raih tidak main-main. Mereka pernah mengantongi juara dalam ajang kompetisi marching band yang diselenggarakan pada tahun 2010 di Malaysia. Tahun ini mereka kembali mengikuti kompetisi Malaysia World Band Competition (WMBC) 2013 pada tanggal 3 hingga 7 Juli 2013 yang menjadi salah satu event dalam Kuala Lumpur Festival.

JMB mengusung 30 personel ke ajang kejuaraan marching band internasional tersebut dan membawakan tema lagu The Assasins. Mereka juga mendapat kehormatan untuk membuka acara Kuala Lumpur Festival yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata Malaysia Penanggung jawab JMB, Tri Basuki, mengatakan persiapan yang dilakukan JMB sangatlah singkat, hanya sekitar 1,5 bulan.

“Memang kita berangkat dalam undangan yang mendadak. Karena hubungan kita dengan Malaysia juga sudah baik, kita penuhi undangannya . 1 bulan setengah kita persiapan dengan anggota-anggota yang relatif baru, karena yang lama memang sudah banyak kuliah yang di luar kota Jember,” paparnya.

Meskipun langkah JMB hanya terhenti di semifinal,  Tri Basuki merasa bangga terhadap para personel JMB. Ia mengatakan bahwa memang berat dengan persiapan yang singkat untuk mempertahankan gelar juara seperti di tahun 2010.

“Lain dengan dulu, dulu kita persiapan selama 2 tahun. Tapi dari adik-adik ini semangatnya luar biasa. Jadi gabungan dari SD, SMP, SMA, bahkan karyawan. Jadi kesibukannya tidak sama, pola pikirnya tidak sama, jadi itu yang menjadi hambatan juga,” jelasnya.

Namun rupanya kekalahan mereka dalam ajang WMBC 2013 tidak memupuskan semangat mereka untuk maju. Tri menambahkan justru hal tersebut melecut semangat anggota JMB untuk untuk menuju ke Thailand International Marching Band Competition 2014 dan JMB akan menerjunkan 120 personel ke ajang tersebut. Menurutnya ajang kompetisi seperti WMBC yang terpenting adalah pengalaman dan ilmu dari unit-unit internasional.

“Kita mendapat pelajaran basic dari pelatih Amerika. Jadi setelah acara kejuaraan selesai, ada pelatihan basic bersama seluruh peserta. Itu ilmu yang sangat bermanfaat bagi adik-adik. Yang kedua ilmu untuk tunning alat, dan yang terakhir ilmu untuk pengorganisasian event,” jelasnya.

Selain mendapat ilmu, Tri mengaku bisa mempromosikan kejuaraan International Jember Open Marching Competition II-2013 (JOMC II-2013) yang sedianya akan dihelat pada bulan September mendatang. Menurutnya, beberapa unit yang ikut serta dalam WMBC akan menjadi tamu kehormatan, seperti dari Afrika Selatan, Jepang, serta Filipina.

Di sisi lain, Tri Basuki sangat mengapresiasi perkembangan marching band di Jember. Menurutnya perkembangan marching band di Jember sangatlah signifikan dari tahun ke tahun, dimulai dari tingkat sekolah dasar, baik dari segi musikalitas serta peralatan yang sudah menjadi standar. Bahkan menurutnya, tahun ini bisa terjadi peningkatan kualitas yang drastis karena Jember menjadi tuan rumah kejuaraan internasional.

“Bahkan saya mendengar para band di Jember ini semua arranger musiknya dari luar. Mereka beli lagu dari luar, untuk menghasilkan kualitas musik yang bagus,” pungkasnya.

 

Oleh : Anik Dwi Mulyani

No Response

Comments are closed.