Campak Rubella

BAPEMAS GANDENG POLIJE GARAP TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Ka. Bapemas, Edy B Susilo menyerahkan hasil MoU kepada Dir. Polije, Drs. Nanang Dwi Wahjono

Dalam rangka mendorong kreatifitas anak bangsa guna melakukan inovasi yang dimanfaatkan oleh masyarakat, serta menindaklanjuti roadshow yang pernah dilakukan oleh Bupati Jember, MZA Djalal ke beberapa perguruan tinggi beberapa waktu yang lalu. Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Jember melakukan kerjasama (MoU) bersama Politeknik Jember (Polije) dalam rangka memberikan kesempatan bagi pelajar dan mahasisiwa, bahkan masyarakat untuk menciptakan sebuah inovasi yang pada akhirnya akan digunakan oleh Bapemas sebagai Teknologi Tepat Guna (TTG), yang kemungkinan akan di pamerkan di ajang Pameran Nasional sebagai produk TTG unggulan Kabupaten Jember.

            MoU yang dilakukan ini langsung mendapat respon positif dari pihak Polije, utamanya dari Direktur Polije Jember, Drs. Nanang Dwi Wahjono, MM, yang dilaksanakan di aula Polije Jember dan dihadiri oleh seluruh jajaran Polije termasuk para dosen dan para pejabat di Bapemas, 28/2. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Polije, Drs. Nanang Dwi Wahjono, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang akan mendongkrak Teknologi Tepat Guna dari segala sisi, terutamanya dengan memanfaatkan potensi masyarakat sehingga mampu melakukan pemberdayaan masyarakat dari sisi ekonomi. Nanang juga berpendapat bahwa program yang dilaksanakan oleh Bapemas ini tidak hanya mampu mendorong terjadinya perubahan ekonomi masyarakan, akan tetapi juga mampu melakukan dorongan perubahan pada sisi sosial, politik, dan budaya masyarakat Jember. Diharapkan juga, lanjutnya, bisa menjadi pengungkit terhadap keamjuan teknologi yang ada di Kabupaten Jember. “pada intinya, Politeknik Jember siap mendukung serta mengawal secara langsung program Bapemas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jember”, jelasnya.

            Sementara itu, Ka. Bapemas Jember, Edy B Susilo, juga mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat Jember sendiri bukanlah menjadi sebuah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten saja, namun juga merupakan tanggung jawab semua pihak termasuk dari kalangan perguruan tinggi. Pada riilnya, ungkap Edy, tahun 2013 ini, Bapemas Jember sendiri mempunyai program Teknologi Tepat Guna (TTG) yang selama ini hanya sebagai bagian ceremony saja, untuk tahun ini diharapkan mampu menjadi ajang kreatifitas inovasi yang akhirnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. “saya berharap dengan adanya MoU ini bisa diambil azas manfaatnya bagi kreatifitas masyarakat Jember”, tegasnya.

            Dikatakan oleh Edy bahwa secara administratif potensi Jember sangat luas dan berlimpah, dimana dari 31 Kecamatan yang ada setiap desa mempunyai potensi yang belum tertangani secara optimal dan menyeluruh. Diharapkan dengan adanya ruang yang telah dibuka oleh Politeknik Jember ini mampu memberdayakan masyarakat secara luas. Dari data BPLS, ungkap Edy, bahwa sekitar 750 ribu KK yang ada di Kabupaten Jember, ada sekitar 246.43 adalah rumah tangga miskin, yang ini perlu adanya sentuhan pemberdayaan untuk menguatkan rumah tangga miskin ini. Pada 5 tahun terakhir, program PNPM-MPd ini menunjukkan peningkatan positif dalam rangka keterlibatan masyarakat secara langsung dan menyeluruh untuk meningkatkan pembangunan di lingkungannya. “pada dasarnya, pemberdayaan ini memberikan ruang kepada masyarakat, termasuk pendampingan, maka dapat dikatakan masyarakat itu akan berhasil, ketimbang masyarakat diberikan bantuan yang sifatnya langsung, sehingga program selesai, masyarakatnya tetap miskin”, ulasnya.

            Edy juga menyampaikan bahwa ajang TTG ini tidak hanya berhenti pada para dosen-dosen muda saja, akan tetapi juga memberikan ruang bagi para mahasiswa untuk membuat semacam laboratorium lapangan yang nantinya akan dimanfaatkan oleh Bapemas untuk diaplikasikan pada masyarakat. “akan kita manfaatkan secara optimal untuk masyarakat, sehingga bisa dimanfaatkan secara baik bagi kesjahteraan masyarakat”, pungkasnya.

Download Logo HUT RI 72
No Response

Comments are closed.