Kerja Nyata

BAPEMAS GELAR PELATIHAN PENGUATAN KAPASITAS LEMBAGA BKAD, BPUPK, DAN UPPK

Bapemas lakukan pelatihan peningkatan kapasitas lembaga BKAD, BPUPK, dan PPK di Hotel Bandung permai

Disamping memberikan kegiatan sarana prasarana dasar, Badan Pemberdayaan Masyarakat (BAPEMAS) Kab Jember juga memberikan ruang khusus kepada kelompok perempuan untuk mengelola kegiatan ekonomi modal usaha dalam bentuk Simpan Pinjam kelompok Perempuan (SPP) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Untuk mendukung pengelolaan dana bergulir ini, di masing-masing kecamatan lokasi PNPM MPd, dibentuk Unit Pengelola Kegiatan (UPK) secara partisipatif melalui Forum Musyawarah Antar Desa (MAD).

Kali ini, dalam rangka penguatan kelembagaan, khususnya 3 lembaga yang ada, yaitu  Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD), BPUPK, UPPK, yang diikuti oleh sekitar 230 orang, baik BKAD, BPUPK, PPK. Acara yang diselenggarakan di Hall Hotel Bandung Permai, 13/02, untuk memberikan pengetahuan bagaimana mengarahkan masyarakat untuk melakukan perencanaan serta pengawasan terhadap pelaksanaan dana PNPM-MPd itu sendiri, karena pada hakekatnya PNPM-MPd sendiri merupakan program dari, oleh, dan untuk rakyat.

Menurut Kabid PPM Bapemas Jember, Mukhair Djauhari, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan dari BKAD, BPUPK, dan PPK, agar bisa melakukan upaya-upaya pemberdayaan bagi masyarakat. Dimana segala kebutuhan yang di minta oleh masyarakat melalui Musyawarah Antar Desa (MAD) itulah yang harus dilaksanakan. Bahkan, lanjutnya, para fasilitator seperti Bapemas, Camat, Kades, tidak bisa menintervensi kegiatan yang akan dilakukan oleh masyarakat. “jadi pada initinya semua kegiatan itu dilakukan, direncanakan, dan diawasi oleh masyarakat secara langsung sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan”, jelasnya.

Lebih lanjut juga dikatakan oleh Mukhair, bahwa dengan kebutuhan itulah dikomposisikan oleh para PPk dikecamatan. Dimana, kebutuhan tersebut di gali melalui MAD dan Musyawarah Dusun (Musdus), dimana setiap desa atau dusun melakukan kompetisi untuk memperoleh prioritas kebutuhan masyarakat sehingga nanrinya mendapatkan dana dari PNPM-MPd. Oleh karena itu, ungkapnya, saat ini dilakukanlah pelatihan dari BKAD yang merupakan Majelis tertingginya dari masyarakat untuk menentukan prioritas-prioritas kebutuhan masyarakat itu sendiri.

Dikatakan juga, bahwa jika beberapa hari yang lalu dilaksanakan juga bagi para anggotanya, akan tetapi berlaku bagi anggota, saat ini merupakan pelatihan bagi para pengelolanya. Untuk itu dirinya berharap, setelah dilakukan pelatihan ini, dari 211 desa yang ada ikut berkompetisi untuk memperoleh prioritas dana kegiatan sehingga semua kebutuhan yang telah dimusyawarahkan tersebut di terpenuhi.

Sementara itu, menurut salah satu BPUPK Kab Jember, Edi Murdoyo, bahwa pelatihan ini merupakan pelatihan kelembagaan BKAD, BPUPK, dan UPPK se-Kab Jember di 26 Kecamatan yang menerima dan PNPM-MPd. Hal ini, ungkapnya, merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga yang ada di setiap kecamatan, agar bisa menjalankan tupoksinya sesuai dengan aturan yang ada di PNPM. Selain dari itu, kegiatan ini juga merupakan wadah evaluasi bagi para UPPK terhadap kendala-kendala yang ada di setiap Kecamatan. “kegiatan ini juga digelar sebagai media evaluasi dan penyempurnaan, apakah di tahun 2012 kemarin ada yang kurang sempurna atau terkendala akan kita carikan jalan keluarnya bersama-sama”, pungkasnya.

No Response

Comments are closed.