Beasiswa Investasi Sumber Daya Manusia

1554 views

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., memiliki perhatian serius dalam membangun sumberdaya manusia. Ini juga ditunjukkan dengan meninjau secara mendadak seleksi mahasiswa penerima beasiswa di lantai dua Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat malam (24/02/2018) pukul 22.10 WIB.

Saat itu peserta sudah lebih seribu. Wawancara oleh 20 pejabat dari berbagai dinas dan Camat pun masih berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Bupati Faida menyampaikan bahwa seleksi yang dilaksanakan ini adalah untuk tahun kedua bagi 5.000 beasiswa mahasiswa asal Jember yang kuliah dimanapun di seluruh Indonesia, di perguruan apapun, baik negeri maupun swasta yang terakreditasi.

Tahun kedua ini merupakan kelanjutan rekrutmen seleksi calon penerima beasiswa mahasiswa asal Jember tahun 2018. Pada tahun 2017 yang sudah cair sedikitnya 1.600. Untuk tahun ini akan dilanjutkan kurang lebih dengan jumlah yang sama.

Mahasiswa D3, D4 dan S1, akan diprioritaskan untuk jurusan-jurusan yang diperlukan Kabupaten Jember yang mayoritas guru, kesehatan, dan prioritas untuk keluarga tidak mampu.

“Anak-anak Jember lebih banyak yang bisa lulus kuliah,” harap bupati. “Ini investasi sumberdaya manusia, karena membangun Jember itu membangun kualitas SDM-nya. Inilah ikhtiar,” tambah bupati.

Bagi mahasiswa yang sudah menerima Beasiswa di tahun 2017 tidak perlu mengajukan berkas. Tidak perlu tes ulang, karena merekea akan mendapat hasil kuliahnya dan dievaluasi, “Mereka tidak perlu mengajukan kembali,” terang Bupati Faida.

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kelanjutan studi mahasiswa penerima beasiswa.

Siti Lailatus Syahidah mengungkapkan rasa senangnya karena permohonannya direspon oleh bupati.

Salah satu peserta wawancara calon penerima beasiswa ini mengaku memiliki beban Biaya kuliah. Kondisi ini terjadi ketika sang ayah menderita hernia hingga tidak bisa bekerja. Sementara masih ada adiknya yang juga butuh biaya.

Mahasiswa Jurusan Manajemen Bisnis di STIE Mandala ini berharap besar mendapatkan beasiswa untuk dapat mengurangi beban orang tua.

“Saya berharap sekali mendapat beasiswa ini, sekiranya ngurangin beban orangtua,” ujarnya.

Warga Dusun Watukebo RT 003 RW /009 Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu ini mengungkapkan, saat ini Ia sedang menjalankan peletakan sampingan untuk membayar kos.

“Lumayanlah buat bayar kos, biar nggak berat-berat banget ke orang tua,” cetusnya. (izza/*f2)

No Response

Comments are closed.