Beberapa Bulan Saja, Pemkab Sudah Keluarkan 4.313 Perijinan

Pagi tadi, Jumat (6/10/2017), Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., bersama Wakil Bupati (Wabup) Drs. KH. Muqit Arief menjamu para pemohon ijin dengan sarapan pagi bersama di Pendopo Wahyawibawagrah Jember, Jum’at (6/10/2017).

Kuranglebih 500 pemohon perijinan dan pelaku usaha Kabupaten Jember hadir dalam jamuan pagi tersebut. Permohonan yang diajukan diantaranya IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), Rumija (Ruang Milik Jalan), dan Sepadan Sungai. Usai sarapan bersama Bupati, secara simbolis surat ijin di serahkan oleh Bupati Faida dan Wabup Kyai Muqit kepada pemohon.

Hingga pagi tadi tercatat Pemkab Jember sudah mengeluarkan 4.313 ijin dan diserahkan langsung kepada pemohon tanpa ada pungutan liar. Hal itu selalu ditegaskan Bupati Faida pada beberapa kesempatan termasuk pada sarapan pagi tadi.

Bupati Faida menyampaikan bahwa cita-citanya Jember lebih banyak lagi yang berinvestasi, untuk itu segala perijinan di Jember dimudahkan dan tanpa adanya pungutan.

Guna mensukseskan program mulia Bupati tersebut, Kantor PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), selalu siap siaga melayani masyarakat pemohon ijin dengan profesional dan cepat. Dengan adanya kantor satu atap, yang akan mengurus ijin tidak perlu lagi muter-muter ke kantor yang bersangkutan namun cukup datang pada satu tempat saja.

Apabila perurusan ijin ini memerlukan rekomendasi tekhnis dan lain lain di luar kantor PTSP maka itu urusan internal Pemkab. “Layanan perijinan sekarang dapat di pantau melalui internet untuk lebih tau sampai mana proses perijinan yang di proses.” Jelas Bupati.

Untuk ijin prinsip penanaman modal jangka waktu penyelesaian ijin satu minggu atau 7 jari kerja apabila persyaratannya lengkap dan masa ijin berlaku prinsip itu selama 3 tahun.

Ijin lokasi yang masuk di tahun 2017 yang sudah selesai 11 dan yang masih di proses 18, ijin lokasi yang di urus 31 yang terdiri dari home stay, hotel, perumahan dan beberapa macam lagi.

Ijin lokasi, yakni ijin yang di berikan kepada perusahaan untuk memperoleh tanah yang di perlukan dalam rangka penanaman modal, berlaku pula sebagai ijin pemindahan hak tanah guna keperluan usaha penanaman modal.

Jangka waktu proses ijin lokasi 14 hari kerja setelah dokumen di nyatakan lengkap, oleh karena itu saat mengurus ijin yang di berikan kepada PTSP adalah bukan nomor handphone perantara supaya informasi tidak simpang siur.

“Ijin ini di lakukan sebagai bentuk perlindungan dan pengelolaan lingkungam hidup sebagai prasyarat untuk memperoleh ijin usaha atau ijin kegiatan.” Imbuhnya.

Untuk ijin lingkungan ini alurnya tidak rumit namun dalam pelaksanaannya ada sedikit kerumitan oleh karena itu di sosialisasikan alur yang benar yaitu jika ada pemohon ijin lebih baik ambil formulirnya sambil melihat SOP-nya supaya jelas.

Sementara untuk pengurusan IMB yang sudah terbit tahun 2017 dan sudah di serahkan sebanyak 33, yang masih dalam proses 313 menunggu rekom hasil survey dan yang sudah survei 122, terdiri dari rumah kediaman 42, rumah kos dan beberapa bangunan perijinan.

Juga terdapat beberapa IMB yang di tolak karena kurangnya persyaratan atau keperluan yang lain, IMB ini wajib di miliki pemilik bangunan yang ingin membangun, merobohkan, menambah luas atau merenovasi suatu bangunan juga perlu di urus karena tujuan IMB ini untuk kepastian hukum adanya kepastian hak.

“Ini adalah bentuk mendukung dunia usaha agar menjadi badan usaha yang administrtif, transaksinya bisa tertib, bisa akses lembaga keuangan.” Jelas Bupati.

Sedangkan pemakaian rumija dan pemakaian kekayaan daerah pemutusan ijin ini hanya di satu tempat saja yaitu BPMB. Tidak ada satu ijin pun dikeluarkan tanpa ada tujuan yang baik. Ijin yang dikeluarkan untuk kepastian penggunanya untuk pemanfaatan yang sebaik-baiknya. (Izza)

 

 

Berikut Daftar Penerima Pelayanan Ijin :

No Response

Comments are closed.