Berharap Lahir Pesilat Berprestasi yang Bisa Mengharumkan Nama Jember

Pemerintah Kabupaten Jember berharap, pelaksanaan kegiatan Bupati Jember Cup, yang diisi dengan beberapa event olahraga, bisa mengangkat prestasi atlit Kabupaten Jember. Mengingat, beberapa atlit dari cabang olahraga yang dipilih untuk memeriahkan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jember ke 89, tercatat memiliki prestasi yang bisa dibanggakan.

Demikian Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, dalam sambutannya pada acara pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Jember Cup, di GOR PKPSO Kaliwates, Senin (11/12/2017). “Tentunya kita semua dari Pemkab Jember, khususnya dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), sangat berharap, bagaimana pelaksanaan Bupati Jember Cup ini, mengangkat prestasi-prestasi yang telah diraih, bisa terus ditingkatkan. Dan itu bisa menjadi mungkin, karena saya melihat peminat pencak silat, sangat luar biasa. Kita nampaknya memiliki banyak bibit-bibit pesilat yang tangguh,” ujar Wabup Muqit Arief, kepada sejumlah wartawan usai acara pembukaan Kejuaraan Pencak Silat di GOR PKPSO Kaliwates.

Diharapkan dengan dilaksanakannya kejuaraan ini, terlahir pesilat-pesilat berprestasi yang bisa mengangkat nama Jember ke pentas yang lebih tinggi, regional maupun nasional. Terlebih peminat cabang olahraga ini, terbilang cukup tinggi, khususnya di Jember.

“Pencak Silat ini merupakan salah satu cabang olahraga yang tidak bisa dipisahkan dengan negara kita Republik Indonesia. Kalau orang berbicara Kung Fu, pasti pikirannya ajab nyambung ke China, tapi ketika berbicara tentang Pencak Silat, pasti orang-orang di seluruh dunia, tidak akan berpikir kemana-mana, pasti berasal dari negara kita tercinta Indonesia,” paparnya.

Begitu tingginya minat masyarakat terhadap olahraga ini, sampai-sampai panitia penyelenggara kejuaraan, membatasi jumlah pesertanya. “Sampai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga bilanga ke saya, kalau tidak dibatasi pesertanya mungkin ini tidak akan menampung (ruangan GOR Kaliwates), karena begitu banyaknya yang inin ikut dalam kompetisi,”ungkapnya.

Gairah yang tinggi terhadap pencak silat ini, menurut wabup, harus dibarengi dengan keinginan yang kuat, bagaimana IPSI, khususnya di Jember, bisa lebih mendorong atlitnya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Saya berharap, bagaimana rasa persaudaraan, kebersamaan, senasib sepenanggungan, sesama warga Indonesia, harus tetap dijalin. Tidak hanya di internal perguruan, tapi juga di eksternal. Antara perguruan yang satu dengan perguruan yang lain, itu bisa dijalin komunikasi, sehingga nantinya pencak silat ini bukan hanya meraih prestasi, tapi memupuk rasa kebersamaan di kalangan para pesilat, khususnya para pemuda,” pesannya.

Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kabupaten Jember, Dedi M Nurahmadi, dalam laporan menyebutkan, bahwq Pencak Silat sebagai salah satu dari lima cabang olahraga unggulan yang ditetapkan oleh Kabupaten Jember, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, berhasil meraih prestasi dan juara, baik di tingkat propinsi maupun nasional. Cabang olahraga ini juga menjadi ektrakurikuler di sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA.

Pola pembinaan dengan sistem kompetisi bertingkat, berjenjang dan berkelanjutan ini, diharapkan terlahir atlit-atlit pencak silat terbaik.

Oleh karenanya, berangkat dari semangat dan keinginan untuk lebih meningkatkanprestasi pada cabang olahraga ini, maka digelarlah Kejuaraan Pencak Silat dengan memperebutkan Bupati Jember Cup Tahun 2017. Kejuaraan pencak silat ini sekaligus merupakan rangkaian dari kegiatan menyambut Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jember ke 89 (1 Januari 1929 – 1 Januari 2018).

“Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan prestasi olahraga khususnya pencak silat serta mencari bibit-bibit atlet pencak silat,” ujar Dedi.

Sasaran dari kegiatan ini, kata Dedi, adalah pra remaja dan remaja. Pra remaja berasal dari kalangan pelajar tingkat SMP/sederajat. Sedang remaja, adalah pelajar SMA/sederajat yang mewakili sekolah masing-masing.

Total hadiah yang diperebutkan pada kejuaraan pencak silat ini sebesar Rp 83.000.000,-. “Kejuaraan silat ini mempertandingkan 42 nomor untuk kategori tanding dan 12 nomor untuk kategori TGR. Juara akan mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan untuk tiap kelas yang dipertandingkan. Dana pembinaan pesilat terbaik untuk putra dan putri,” imbuh Dedi M Nurahmadi. (Izza, Indra GM)

 

No Response

Comments are closed.