Berkat Jasa Para Pejuanglah Kita Bisa Hidup Damai dan Berprestasi

Menghormati jasa para pahlawan, adalah sebuah keharusan yang mesti dilakukan oleh setiap individu anak bangsa. Mengapa demikian, karena berkat jasa para pejuanglah, bangsa Indonesia yang hidup pada masa kini, bisa menikmati banyak hal.

Sebab itu tidak terlalu berlebihan kalau Bupati Jember, dr.Faida.MMR, dalam acara Silaturhami dengan Para Veteran, menyatakan, bahwa semua yang lahir di jaman kemerdekaan sangat beruntung, karena begitu banyak yang bisa dinikmati. Tetapi para kehidupan veteran dahulu tidak ada pilihan, selain hidup atau mati. “Berkat jasa merekalah kita semua bisa hidup dengang tenang damai dan berprestasi,” ucap Bupati Faida, dalam acara Silaturrahmi dengan Para Veteran, yang dicover salah satu stasiun tv dan dikemas menjadi acara talk show di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Jum’at (10/11/2017).

Keberadaan para pejuang atau perintis kemerdekaan di Jember yang masih hidup saat ini, berdasarkan data yang ada, tidak lebih dari 4 orang. Itupun sudah berusia di atas 80 atau 90 tahun.

Sedang untuk veteran saat ini jumlahnya 527 orang. “Mereka pelaku sejarah, tidak semua yang terjadi di masa perjuangan dulu tertuliskan terbukukan dan terinformasikan. Maka semangat ini menjadi tugas kita semua untuk diteruskan ke generasi muda,” tuturnya.

Pemkab Jember sendiri, juga membuat program baru bagi veteran, dalam bentuk anjangsana setiap bulan dan pemberian tali asih berupa sembako. Dibuatnya program ini dengan tujuan, agar hubungan solaturahim para veteran dengan generasi sekarang tetap tersambung.

“Saya titip kepada masyarakat Jember, jika masih ada para pejuang yang tidak tercatat, tolong kami diberi tahu. Setidaknya mereka termasuk ke kelompok lansia. Titip juga kepada veteran, pada museum ini nanti ada tiga lantai, dengan satu lantai khusus untuk pejuang Jember meraih kemerdekaan,” ungkap bupati.

Sementara berkaitan dengan kian menurunnya rasa kebangsaan di kalangan anak bangsa, bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Jember tengah mencoba membuat program untuk membangkitkan semangat bela negara yang bekerjasama dengan TNI, dengan Satu Sekolah Satu TNI.

Pelajaran yang akan diberikan kepada anak didik, adalah bagaimana spirit bela negara dan mengisinya di masa kemerdekaan. Juga akan dibuat Museum Konstitusi dan Pancasila di gedung Pemkab Jember yang akan terbuka untuk seluruh generasi, baik anak Jember maupun luar daerah seluruh Indonesia.

Museum ini bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi. Pada museum ini, nantinya akan bisa dilihat dan dipelajari serta dinikmati sebagai wisata edukasi dan sejarah di Kabupaten Jember. Museum itu akan memuat bagaimana sejarah perjuangan rakyat Jember dan bangsa Indonesia.

Dibuatnya museum modern dengan diorama ini, seiring dengan perkembangan jaman dan generasi masa sekarang, yang mengenalnya dengan sebutan museum jaman now. “Kita sudah bekerjasama dengan TNI, materinya juga sudah disiapkan yang akan dimasukkan di kurikuler sekolah negeri maupun swasta di seluruh Kabupaten Jember,” terang bupati.

Mengenai Letkol Moh Sroedji, yang merupakan pahlawan kabanggan masyarakat Jember, bupati menyatakan, akan terus dilakukan sosialisasikan hingga ke tingkat nasional. Letkol Moch Sroedji ini, sudah dianugerahi Bintang Mahaputra oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Dandim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto, menambahkan, kegiatan yang akan dilakukan untuk para veteran, nantinya tidak hanya sebatas ceremoni saja, namun kegiatan yang betul-betul bisa memberikan teladan kepada generasi muda. “Kegiatan yang bisa mengisi waktu mereka, sehingga bernilai positif, bahkan juga bernilai ekonomi. Mengoptimalkan waktu untuk hal yang bernilai positif juga bisa bernilai ekonomi,” imbuh Rudianto. (Izza, Indra GM)

No Response

Comments are closed.