Bertahap Bangun Sistem Transportasi Cerdas

Pemerintah Kabupaten Jember menggandeng Kepolisian Resort Jember membangun sistem transportasi cerdas.

Kerjasama ini diantaranya dengan pemasangan 216 CCTV (closed circuit television) di titik-titik rawan di seluruh Kabupaten Jember.

Tahap pertama pemasangan sebanyak 50 cctv. Puluhan cctv ini diluncurkan di Command Centre Polres Jember, Kamis (07/12/2017).

Bupati Jember dr. Hj. Faida. MMR., meresmikan peluncuran perangkat pemantau ini. Hadi juga Dandim 0824 Jember, Kepala Kejaksaan Kabupaten Jember dan Kepala Dinas Perhubungan serta jajaran Forkopimda Kabupaten Jember.

“Hari ini mimpi kita dalam pembangunan di Kabupaten Jember secara bertahap terwujud, karena di jaman sekarang sudah jamannya berjuang bersama, bukan berjuang sendiri-sendiri. Untuk mempercepat pembangunan perlu sinergisitas,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Sinergisitas menurut Bupati, terkait kemauan. Bukan soal kemampuan atau bukan soal kesempatan.

“Hari ini kita membuktikan bahwa sinergisita Pemkab Jember bersama Polres Jember akan mempercepat pembangunan, memperluas kemanfaatan untuk masyarakat,” tandas Bupati.

Disebut sistem transportasi cerdas karena sistem ini bisa digunakan untuk berbagai macam kepentingan.

Kota atau kabupaten disebut maju dengan tolak ukur, salah satu, adalah urusan transportasi.

“Dimulai dengan 50 titik, yang akan ditambah dan dilengkapi di tahun 2018 sesuai dengan masterplan yang disiapkan Polres Jember, akan dituntaskan untuk 216 titik,” jelas perempuan pertama Bupati Jember ini.

50 cctv yang sudah dipasang ini diharapkan dapat meningkatkan Kamtibmas dan meningkatkan kwalitas keamanan, keselamatan, serta ketertiban berlalulintas di Kabupaten Jember.

Bupati mengungkapkan, cctv ini akan dikombinasikan dengan pelayanan publik launnya. Seperti pelayanan administrasi kependudukan, maupun pelayanan lainnya.

Lebih jauh disampaikan Bupati, sinergisitas Polres Jember dan Pemkab Jember ini sebagai wujud semangat membangun Indonesia secara bersama-sama.

“Selamat kepada Kapolres Jember dan serta seluruh jajarannya yang dapat membuktikan sinergisita adalah soal kemauan,” tutur Bupati Faida.

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH. SIK menyampaikan, era digital membuat teknologi menjadi penting.

“Bagaimana mengungkap suatu peristiwa dari sebuah kejadian kriminalitas melalui teknologi CCTV sebagai penyisiran dan sebagai bukti,” jelas Kapolres.

CCTV ditempatkan di titik rawan macet dan rawan kriminalitas serta tempat rawan unjuk rasa, sehigga dapat terekam oleh CCTV.

Dengan harapan, sistem pengawasan yang begitu ketat setidaknya menurunkan niat para pelaku kejahatan atau faktor penyebab kemacetan untuk menurunkan angka-angka yang tidak diharapkan,” jelasnya.

Sinergisita sini, menurut Kapolres, sebagai upaya mengantisipasi kriminalitas dan kemacetan lalu lintas.

“Sehingga ketika ada kemacetan awal mula macet petugas sudah bisa mengetahui dan mengirim perugas ke tempat kemacetan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Kapolres. (izza/*f2)

 

No Response

Comments are closed.