Berupaya Meminimalisir Pekerja Anak

Keberadaan anak yang bekerja di kebun-kebun tembakau di Kabupaten Jember cukup banyak. Kondisi ini menjadi tanggung jawab semua pihak untuk meminimalisir jumlah mereka. Pendekatan pendidikan menjadi salah satu upaya, seperti yang dilakukan oleh Stapa Centre di Kecamatan Kalisat.

Stapa Centre melakukan pendampingan anak-anak petani tembakau. Program yang disebut After School Programe (ASP) ini melibatkan tiga sekolah dasar, yakni SD Gumuksari 02, SD Glagahwero 01, dan SD Kalisat 03.

Hasil karya siswa yang mengikuti program tersebut diperlihatkan dalam Gebyar Kreatif Siswa di GOR Glagahwero Kecamatan Kalisat, Kamis (23/2/2017).

Ketua Panitia Gebyar Kreatif Siswa Titik Rusmini menyampaikan peserta program tidak hanya dari siswa. Wali siswa juga ikut dalam program itu. Jumlahnya mencapai 250 siswa dan 250 wali siswa juga.
Dikatakannya, program itu untuk mengurangi jumlah pekerja anak. “Diajarkan untuk tidak membantu orang tua dalam mengolah tembakau,” kata Titik Rusmini.

Program pendidikan tersebut memberikan empat materi pelajaran, yaitu pertanian, sastra, kesenian, dan lingkungan hidup. Materi ini disampaikan pada siswa setelah mereka pulang sekolah.

Direktur Stapa Centre Zainul Faizin menyampaikan pihaknya telah mendampingi komunitas petani tembakau sejak 2011. “Sasarannya keluarga petani tembakau, orang tua siswa, agar sadar hak anak atas pendidikan,” ujarnya.

Anak yang semestinya sekolah ternyata membantu di lahan tembakau. Karena itu, program tersebut digagas dengan harapan bisa meminimalisir jumlah pekerja anak.

Wakil Bupati Jember Drs. KH Abdul Muqit Arief mengapresiasi upaya Stapa Centre dalam memberikan pendidikan kepada anak petani tembakau. Program yang dijalankan itu berguna bagi anak-anak petani tembakau. Program itu juga berguna bagi masyarakat Jember yang wilayahnya adalah perkebunan.

Wabup berharap program ASP terus berlanjut di Kabupaten Jember, apalagi program tersebut menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial. “Ini akan menjadikan anak-anak kreatif, menuangkan ide-ide anak-anak,” tuturnya. (Izza,*F2)

No Response

Leave a reply "Berupaya Meminimalisir Pekerja Anak"