Bupati Ajak LDII Aktif Jalankan Program Pemerintah

This slideshow requires JavaScript.

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., mengajak pengurus dan jamaah Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Jember untuk aktif dalam pelaksanaan program-program kerja Pemerintah Kabupaten Jember.

Ajakan ini disampaikan Bupati Faida menanggapi pernyataan Ketua DPD LDII Jember Sunardi dalam pidato sambutan pada seminar wanita bertema Pembinaan Keluarga Pada Era Digital bertempat di Masjid Al Manshurin Patrang, Minggu (16/9/2018).

Sebelumnya, Sunardi menyatakan LDII Jember siap membantu program-program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. “Kami siap membantu program-program pemerintah,” katanya.

Bupati Faida dalam pidatonya menyatakan LDII seharusnya tidak hanya membantu, tetapi terlibat  aktif dalam pelaksanaan program-program Pemerintah Kabupaten Jember.

“Minimal menyosialisasikan program-program yang tertuang dalam 22 Janji Kerja,” ujar Bupati Faida. Dalam kesempatan itu pun Bupati Faida memaparkan 22 Janji Kerja, yang telah tertuang dalam program kerja Pemerintah Kabupaten Jember.

Di antara 22 Janji Kerja yang dapat disinergikan, mulai dari urusan beasiswa, santunan anak yatim, difabel dan fakir miskin. Khususnya dalam pengentasan anak putus sekolah, “jangan sampai anak di Jember putus sekolah,  minimal lulus SMA/SMK/MA.”

Melalui LDII,  Bupati Faida berharap jamaah mengambil peran aktif dalam menyelenggarakan program-program bersama pemerintah.

Bupati Faida berpesan  jangan sampai ada yang tertinggal dalam sinergitas,  berpartisipasi membangun bersama.

Bupati Faida mengaku senang, pengajian-pengajian dapat mengangkat tema-tema penting bagi muslimah. Bagaimana perempuan tidak ketinggalan untuk urusan pendidikan dan kesehatan, yang merupakan kualitas sumber daya manusia. (izza/*f2)

One Response
  1. Bupati Jember: 2019 akan Tuntaskan Program – DPD LDII KABUPATEN JEMBER2 months ago

    […] Bupati Ajak LDII Aktif Jalankan Program Pemerintah […]

    Reply

Leave a reply "Bupati Ajak LDII Aktif Jalankan Program Pemerintah"