Jember Kota Pandhalungan

Bupati Ajak Masyarakat Teladani Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka

Muda Karana atau disingkat Pramuka memiliki arti yang sungguh mulia, yakni orang muda yang penuh dengan karya, generasi muda yang suka berkarya. Sayangnya Pramuka sempat menghilang ketika masa reformasi di awal. Dan mulai sekarang kembali digalakkan.

Pramuka dengan jiwa kepemimpinannya, dengan janjinya Tri Satya dan Dasa Dharma, sesungguhnya nengajarkan dan membentuk jiwa-jiwa pemimpin yangbluar biasa. “Sudah banyak orang tua sekarang yang tidak memahami Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka, sudah saatnya orang tua kembali memahami dan meneladani apa yang terkandung dalam janji Pramuka tersebut,” tutur Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., pada acara Parenting Indonesia Scout Challenge 2016 Kwarda Jatim di Kabupaten Jember, yang semalam, Selasa (31/5/2016) diadakan di jalan Sudarman depan Pemkab Jember.

Pada acara tersebut, Bupati Jember, dr. Hj. Faida.MMR., mendampingi Wakil Gubernur Jawa Timur selaku Kwarda Jatim, H. Syaifullah Yusuf. Selain itu nampak hadir Duta Pramuka Indonesia yang juga vokalis band yaitu Charly Van Houten, jajaran Forkompinda Kab. Jember, jajaran Kepala SKPD, KakwarCab dan pengurus, Perwakilan dari Brigif 9 /kostrad, Yon Armed 8-105 kodam V Brawijaya, Kejaksaan Negeri Jember, Polres Jember, Yonif Raider 509 Secaba Kodam V /Brawijaya, Para Kepala Sekolah, Guru, dan Para Wali murid.

Acara ini dibuka dengan tari pandahalungan dari SMP 2 Ambulu dan juga tari komando dari SMP 1 Ambulu sekaligus juga menyanyi bersama Indonesia Raya .

Acara yang Bertemakan “Melalui Indonesia Scout Challenge Kita Tumbuhkan Generasi yang berkarakter” diselenggarakan di Kabupaten Jember sebagai rangkaian kegiatan yang sama di kota/kabupaten. Dan di Jember sendiri merupakan kegiatan yang ke-15 sebagai kota/kabupaten yang terakhir diadakannya acara parenting.

Lebih lanjut Bupati menyampampaikan dunia kepramukaan merupakan dunia yang penting bagi bangsa Indonesia. “Ini merupakan puncak acara scout challenge di Jawa Timur di Kabupaten Jember, Pramuka juga bagian penting yang tidak terpisahkan bagi anak anak, orang tua termasuk para pejabat karna diakui ataupun tidak Pramuka telah menorehkan dan mewarnai cara kepemimpinan para pemimpin di negara kita,” tuturnya.

Kak Syaifullah Yusuf selaku Wagub, dan Bupati Faida sendiri menjadi Bupati karena pengalaman menjadi menjadi anggota pramuka.

Orang tua sekarang tidak banyak tau tentang Dasa Dharma dan Tri Satya padahal nasehat orang tua lengkap tertera pada Dasa Dharma dan Tri Satya untuk membangun karakter anak. “Pramuka dimasa lalu hampir diseluruh pelosok daerah, semua anak sekolah mengambil bagian satu minggu tidak lengkap kalau tidak ada pramuka, setelah menghilang agak lama dan sekarang pramuka kembali diwajibkan ada di dunia sekolah, oleh karna itu saya berharap pada seluruh pembina pramuka, guru, dan orang tua, untuk tetap menanam dan tidak luntur dari jiwa kepemimpinan dari Dasa Dharma dan Tri Satya,” pinta Bupati Faida.

Sementara itu, Gus Ipul panggilan akrab Wagub juga menyampaikan pemahaman tentang pramuka, yang menghasilkan manfaat pemikiran yang cerdas, budi pekerti yang baik, jiwa tanggung, terampil, siap bersaing, dan cinta Indonesia.

Acara scout challenge yang diikuti para penggalang Ramu yang berpangkalan di SD/MI ini bertujuan untuk pendidikan Karakter, cinta tanah air dan mengasah ketrampilan. Gus Ipul juga menyampaikan pramuka mengajarkan untuk Tangkis yang Berarti Tubuhmu Adalah milikmu, tidak boleh ya tidak boleh, gelagat bahaya waspadai, ingat tidak semua rahasia itu baik, dan selalu cerita pada orang tua juga, dan galakkan Againts Child Sexual Abuse (melawan pelecehan seksual anak).

Sebagai penutup acara Charly Van Houten memberikan semangat para peserta ISC dan masyarakat jember dengan menyanyikan beberapa lagu dan berlangsung meriah, Charly juga mengajak Gus Ipul dan Bupati, untuk menyanyi bersama. (Mutia)

No Response

Leave a reply "Bupati Ajak Masyarakat Teladani Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka"