Bupati Bagikan Insentif Ribuan Guru Ngaji

Pemerintah Kabupaten Jember membagikan 2.305 insentif guru ngaji di Pondok Pesantren Al Qodiri Gebang, Kamis siang (25/05/2017). Pembagian ini menyertakan Bank BRI dalam penyalurannya.

“Kalau dulu lewat Kantor Pos, guru masih repot. Sekarang diam di rumah, buku dan ATM-nya sudah diterima,” kata dr. Hj. Faida, MMR., dalam sambutannya.

Pembagian insentif di Pondok Pesantren Al Qodiri ini untuk guru ngaji di enam kecamatan yang masuk dalam zona kota. Dari 2.305, tercatat 178 tidak hadir.

“Mengapa kali ini guru ngaji dikumpulkan, karena agar tidak terjadi simpang siur,” jelas Bupati.

Lebih jauh Bupati juga menjelaskan, guru ngaji mempunyai peranan penting dalam membangun sumberdaya manusia. Membangun sumberdaya manusia lebih sulit dibanding membangun infrastruktur.

Karena itu, Bupati meminta guru di Kabupaten Jember didaftarkan untuk mendapatkan insentif sebesar Rp. 1.2 juta per tahun.

Besar insentif ini naik tiga kali lipat dari sebelumnya Rp. 400 ribu setahun. “Sewajarnya Pemkab memperhatikan nasib guru ngaji,” tutur Bupati.

Pencairan insentif guru ngaji akan dilakukan dalam tiga tahap. Dicairkan sebelum ramadhan, sebelum hari raya, dan sesudah hari raya.

“Guru ngaji ini merupakan ujung tombak membangun sumberdaya manusia, peletak dasar akhlak generasi. Tapi kesejahteraan guru belum diperhatikan,” ujarnya.

Pemkab Jember menganggarkan Rp. 16 miliar lebih untuk insentif bagi guru ngaji seluruh kabupaten. Selain guru ngaji, ada 25 guru yang mengajarkan kitab suci agama selain agama Islam juga mendapatkan insentif yang sama.

Setelah memberikan insentif secara simbolis dan sambutan Bupati, acara yang di gelar di halaman Pondok Pesantren Al Qodiri itu dilanjutkan dengan istighotsah. (*F2)

No Response

Comments are closed.