Jember Kota Pandhalungan

Bupati Banggakan Kepedulian Pemuda Silo Kepada Dhuafa

Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., menyatakan kebanggaannya kepada para relawan dan pemuda-pemuda Silo yang sangat peduli akan nasib kaum dhuafa, yatim piatu dan lansia, khususnya kepada relawan dan pemuda yang tergabung dalam Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) GAWASAYAP. Hal ini ditegaskan Bupati saat menghadiri pemberian santunan anak yatim piatu dan lansia di Dusun Darungan, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Senin malam (10/10/2016).

Dihadapan ratusan audiens yang hadir pada acara tersebut, berulang-ulang Bupati Faida menyatakan kebanggaannya atas kepedulian relawan, pemuda dan pihak-pihak yang peduli akan nasib dhuafa, yatim piatu dan lansia. “Apalagi kegiatan ini sudah berjalan bertahun-tahun, ini sangat membanggakan, untuk peduli kepada kaum yang membutuhkan, tidak harus menunggu mampu dulu, tetapi dimulai sejak dini,” tuturnya disambut tepuk tangan meriah warga.

Bupati berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam acara tersebut, untuk terus mempertahankan kepeduliannya, dan meningkatkan bahkan, agar semua yang membutuhkan bisa terentas dan bisa menjalani hidup layak.

“Jika semua yang ada peduli, maka akan semakin mudah semua program berjalan dengan baik, dan benar-benar bermanfaat, serta tepat sasaran,” imbuhnya pada acara yang diisi dengan penyerahan santunan kepada 60 anak yatim piatu serta bantuan kepada lansia tersebut.

Acara dengan tajuk bimbingan sosial anak yatim piatu, dan membumikan gerakan keluarga cinta anak yatim piatu dengan fakir miskin tersebut, juga dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial, Ir. Eko Heru Sunarso, Plt. Camat Silo, M Rofiq, Kades Harjomulyo, Sukartono, dan sejumlah tokoh relawan dhuafa.

Tak lupa Bupati juga berpesan kepada seluruh relawan, agar menjaga 60 anak yatim tersebut, tetap bersekolah. “Jangan sampe putus sekolah, semua harus tetap bersekolah hingga nanti paling tidak SMA/SMK/MA, jangan sampe putus sekolah, karena merekalah nantinya generasi penerus bangnsa,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga memotivasi kepada seluruh perangkat kecamatan hingga desa di Silo, serta masyarakat, untuk lebih meningkatkan semangat gotong royong. Karena dengan gotong royong semua bisa terwujud dengan baik. Bupati mencontohkan Desa Harjomulyo sebagai desa percontohan, yang sudah diaspal jalannya, jika tidak diiringi dengan semangat gotong royong untuk terus menjaga jalan tersebut maka, akan segera rusak. Karena dikanan kirinya belum ada selokan.

Selain itu, juga program lain seperti bedah rumah. Di Silo mendapat jatah bedah rumah 50 unit dari Dinas Sosial dan 100 unit dari Bapemas. Padahal menurut Bupati pada catatannya ada 700 unit rumah lagi yang masih harus dibedah. “Jika semangat gotong royong ada, maka kami bisa mencarikan bantuan lain lagi, sehingga segera bisa ditangani,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua LKSA, Sigit Mustofa, yang berkali-kali disebut oleh Bupati Faida, menyatakan rasa terimaksihnya kepada Bupati dan jajarannya yang sudah peduli kepada kegiatannya dan kepada kaum dhuafa. “Benar-benar kita tidak salah pilih, dengan konsistennya Ibunda peduli akan nasib dhuafa, maka menunjukkan Ibunda adalah pemimpin yang baik,” ujarnya.

Sigit berharap, pemerintah secara terus menerus melanjutkan berbagai program yang bersentuhan dengan kaum dhuafa. Dan dirinya bersama relawan lain sanggup mengawal, serta mensukseskan semua program yang berpihak kepada rakyat kecil. (*Lum)

No Response

Leave a reply "Bupati Banggakan Kepedulian Pemuda Silo Kepada Dhuafa"