Bupati Berharap, Wantanas Berikan Solusi untuk Kemajuan Jember.

Kunjungan tim kajian daerah (kajida) Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas), sangat diharapkan akan mampu membantu beberapa kendala yag dihadapi dalam upaya pengembangan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Jember. Betapa tidak ?. Karena kehadiran tim yang langsung diketuai Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo itu, akan membawa semua masukan yang diperoleh untuk bahan masukan bagi upaya kemajuan Kabupaten Jember sendiri.

Pembantu Deputi Bidang Lingkungan Alam, Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas), Brigjen TNI, Syafi’ullah, menjelaskan, pada dasarnya kehadirannya ke Jember bukan karena tugas. Karena agenda sebenarnya dari Tim Kajian Daerah (Kajida) Wantanas, adalah ke Provinsi Sulawesi Barat.

“Sesungguhnya tugas kami tidak ada agenda ke Jember, seharusnya kita ke Sulawesi Barat. karena kita ada firasat, kayak ada yang menggerakkan, sehingga kita sampailah ke Jember untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya agar lebih baik lagi,” aku Syafi’ullah.

Kunjungan ke daerah-daerah ini, lanjut dia, sebenarnya hanya tugas rutin. Termasuk juga kunjungannya ke Jember, menurut dia, tidak ada yang luar biasa.

“Tidak ada yang special, sama dengan daerah yang lain. Kita prioritaskan ke Jember. Yang pertama untuk membantu Jember agar lebih maju lagi dalam segala hal,” jelas Syafi’ullah.

Diakuinya dibanding daerah lain, Jember sebenarnya memiliki kelebihan, utamanya bidang budaya, yaitu karnaval internasional, Jember Fashion Carnival (JFC), yang sangat dikenal, selain juga destinasi wisatanya. Potensi yang dimiliki Jember ini, perlu dikembangkan agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jember sendiri.

“Setiap informasi yang kita dapat dari ibu bupati, dari BI, kita konfirmasikan ke sumber yang lain, untuk memperkuat data itu, sekaligus menguji kebenaran dari data itu, guna melengkapi,” tandasnya.

Soal kemungkinan ditemukan permasalahan, Syafi’ullah mengatakan, akan diupayakan untuk dicarikan solusinya. “Kita carikan solusi, kita ajukan ke presiden untuk direkomendasikan ke beberapa kementrian untuk menangani masalah itu,” terangnya.

Diharapkan kunjungannya ke Jember, bisa memberikan nilai positif untuk kemajuan daerah. ” Kita berharap, tim bisa menyelesaikan masalah yang ada di Jember,” ucap Brigjen TNI, Syafi’ul, seraya menambahkan, bahwa anggota Tim Wantanas berasal dari 14 Kementrian ditambah TNI dan Polri.

Sementara berkaitan dengan kunjungan Tim Kajian Daerah (Kajida) Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) ke Jember, Bupati Jember, dr.Faida.MMR, mengaku senang, karena Jember yang semestinya tidak masuk agenda kunjungan, malah dikunjungi. Dengan kehadirannya ke Jember, diharapkan wantanas sebagai tim profesional, bisa melihat secara langsung berbagai macam segi tentang Jember.

“Ini tentu sangat berguna buat Jember. Jadi kita sepakat untuk membantu tugas tim supaya hasil kajiannya bisa bermanfaat buat Kabupaten Jember,” harap bupati.

Bupati optimis, tim wantanas akan mencarikan solusi bagi upaya kemajuan Kabupaten Jember, berdasarkan hasil kajian yang dilakukan. Karena itu, bupati menawarkan, hal yang bisa dilakukan untuk kemajuan Jember, diantaranya adalah pengembangan kawasan pariwisata.

“Ini apabila disinkronkan dengan pusat dari hasil kajian yang mendukung, tentu akan maksimal. Saya kira, sinergi dengan wantanas, pengembangannya akan lebih cepat dari pada hanya Pemkab Jember saja yang menangani,” ujar bupati.

Karena dilihat dari potensinya yang sangat besar, maka diharapkan, kepariwisataan di Jember, tidak hanya menjadi destinasi wisata lokal, tapi unggulan salah satu destinasi nasional. Perhatian Pemkab Jember sendiri untuk pengembangan sektor kepariwisataan, diprioritaskan pada daerah selatan, seperti Ambulu, Wuluhan dan Puger, karena memiliki kawasan pantai yang bisa dikembangkan.

“Kalau JLS (Jalur Lintas Selatan) bisa segera tuntas dan diaktifkan, ini akan meningkatkan potensi ekonominya, sekaligus wisatanya. Karena jalur selatan ini juga masuk dalam pengembangan wisata,” imbuh Bupati Faida. (Izza, Red. Indra GM)

No Response

Comments are closed.