Bupati Beri Beasiswa Anak Abang Becak Yang Kuliah

1027 views

Ada yang membuat haru dari acara Silaturahmi Bupati Jember dengan Abang Becak yang digelar di aula PB Sudirman, Rabu (19/12/2017). Dari 1.936 abang becak yang hadir dalam acara itu, ternyata 14 orang diantaranya mampu menguliahkan anaknya ke perguruan tinggi negeri dan swasta.

Mengetahui hal itu, Bupati Jember, dr. H. Faida. MMR, seketika itu menyatakan, memberikan beasiswa kepada anak dari 14 orang abang becak pada acara yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember itu.

“Biaya UKT akan dibayar oleh Pemkab Jember, dan mendapatkan bantuan biaya hidup Rp 750.000 per bulan. Ini menjadi bagian dari 5000 beasiswa untuk anak-anak lulusan SMA, SMK, MA, yang kuliah di Jember maupun di luar Jember, perguruan tinggi negeri maupun swasta yang terakreditasi,” ucap Bupati Faida.

Silaturahmi yang oleh bupati disebut dengan ‘Konggres Abang Becak’, itu merupakan yang pertama kali dilakukan di Kabupaten Jember. Acara ini selain untuk silaturahim, juga dimaksudkan sebagai media untuk merundingkan nasib dan masa depan abang becak.

Ada tiga tujuan yang ingin dicapai Bupati Faida dari acara silaturahim yang digelarnya. Ketiga tujuan yang ingin diraih itu antara lain, untuk mengetahui kelengkapan administrasi kependudukan (adminduk) dan kondisi perekonomian serta kondisi kesehatan para pengemudi becak. Kepada abang becak, bupati juga meminta, agar para pengemudi becak mengurangi tingkat pelanggan lalu lintas saat beroperasi di jalan raya. Selain itu, desain becaknya harus dilengkapi dengan lampu, agar terlihat saat malam hari.

Pada kesempatan itu, bupati juga membagikan kartu BPJS Kesehatan untuk seluruh tukang becak atas biaya Pemkab Jember. BPJS ini berlaku juga untuk anak dan istri dari tukang becak itu.

Bantuan lain yang diberikan Bupati Faida kepada seluruh abang becak, yakni berupa pakaian seragam, topi, sepatu, dan jas hujan yang bisa digunakan saat turun hujan. Diengan pakaian seragam dan perlengkapan yang dimiliki, diharapkan penampilan abang becak saat menjalankan tugasnya akan lebih baik.

Seragam yang dikenakan abang becak tersebut akan menjadi pertanda, bahwa mereka becak yang terbina di Kabupaten Jember. Selaih juga, dengan mantel yang diterimanya, para abang becak diharapkan tidak mudah jatuh sakit dikarenakan kehujanan saat bekerja.

Untuk rencana berikutnya, seluruh becak di Kabupaten Jember akan dihias dengan designt mengikuti perkembangan becak jaman sekarang, yaitu becak pariwisata. Untuk contoh, pertama akan dibagikan untuk 50 becak.

Berikutnya, pada bulan Januari dilanjutkan dengan 2000 becak juga akan dihias menjadi penunjang pariwisata Jember. “Bukan hanya becak yang kurang terawat, bukan hanya tidak punya seragam, bukan hanya berpenghasilan rendah, tetapi juga dengan menyejahterakan keluarga becak,” papar bupati.

Untuk perbaikan kesejahteraan ini, abang becak diberi bantuan lewat rekening bank. Pemberian rekening bank bagi abang becak ini, diharapkan menjadi pintu peningkatan kesejahteraannya.

“Jika mendapatkan bantuan transport dari Pemkab Jember salah satunya dengan rekening bank,” pungkas bupati. (Mutia, Indra GM)

No Response

Comments are closed.