Bupati dan Guru Berkomitmen Tuntaskan Imunisasi Difteri

Tuntas imunisasi difteri menjadi komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan guru, dari PAUD hingga SMA se-Kabupaten Jember.

Komitmen itu disampaikan oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. di hadapan sekitar 4.994 guru yang hadir pada sosialisasi Outbreak Response Immunization (ORI) atau respon wabah imunisasi difteri di Balai Serba Guna Kaliwates, Kamis (22/2/2018).

Bupati menjelaskan fungsi imunisasi untuk mencegah difteri, suatu penyakit bakteri akut yang menyerang tonsil, faring, laring, dan hidung.

Penyakit ini sangat menular dan berbahaya, serta menyebabkan kematian.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Siti Nurul Qomariyah, M.Kes. menyampaikan, imunisasi difteri untuk anak usia 1 sampai dengan 19 tahun.

Pemberian kekebalan tubuh itu dalam tiga tahap. “Tahap pertama di bulan Februari, tahap kedua di bulan Juli, dan tahap terakhir bulan November 2018,” jelas perempuan yang akrab disapa dokter Nurul ini.

Dalam paparannya, bupati menjelaskan jumlah sasaran ORI di Kabupaten Jember sebanyak 680.545 anak.

Sementara jumlah vaksinator di Puskesmas, seperti Bidan dan perawat PNS, sebanyak 671 orang. Vaksinator non PNS sebanyak 956 orang. Mereka ini bertugas di 7.572 pos pelayanan ORI difteri.

“Pelayanan ini bukan sekedar pelayanan kesehatan ataupun pelayanan imunisasi, tapi ini persoalan hak anak yang harus diperjuangkan untuk dipenuhi. Jangan sampai satu anak pun tertinggal imunisasi difteri. Selamatkan anak generasi selanjutnya.

Memberantas difteri, sukseseskan imunisasi difteri,” terang bupati. (mutia/*f2)

No Response

Comments are closed.