Bupati dan Wabup Bergantian Tinjau Screening Katarak Gratis

Operasi katarak gratis di hari kedua, Rabu (21/2/2018), dilaksanakan di Ponpes Darus Sholihin Kecamatan Puger. Bupati dan Wakil Bupati meninjau secara bergantian aksi kemanusiaan ini.

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., menyampaikan operasi katarak gratis merupakan aksi kemanusiaan.

Sedikitnya tercatat 500 pasien. Bupati menyampaikan target dari program ini adalah 5.000 pasien.

“Ini kelanjutan program yang sudah lama berlangsung dan dilakukan oleh rumah sakit Bina Sehat yang dulu juga bekerjasama dengan Pemkab Jember,” jelas bupati.

Pasien yang membutuhkan kacamata, lanjutnya, maka diberikan kacamata gratis.

“Kegiatan ini tidak didanai oleh APBD tetapi di danai oleh Rumah Sakit Bina Sehat beserta mitra-mitranya,” tutur bupati.

Sejak dulu kegiatan ini terus bersinergi dengan Pemkab, karena untuk pelayanan kewilayahan melibatkan kecamatan, puskesmas, desa dan relawan.

Aksi kemanusiaan berikutnya juga akan menuntaskan penyakit lainnya seperti hernia.

Bupati juga menyempatkan diri meninjau setiap ruangan yang menjadi tempat screening katarak.

Bupati Bupati juga mengajari Babinsa cara memeriksa katarak dan jenis jenis katarak yang diderita pasien.

Sebelumnya Wakil Bupati Drs. KH. Abdul Muqit Arief meninjau screening mata katarak ini.

Pengasuh Ponpes Al Falah Silo ini memasuki satu demi satu ruangan yang dipakai memeriksa pasien.

“Tenang saja, operasinya cuma sebentar dan nanti jika mau sholat tak perlu sujud dulu,” kata Wabup saat berbincang dengan pasien. Wabup menjelaskan, saat operasi selesai keadaan mata masih belum stabil.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Darus Sholihin Isa Mahdi menyampaikan, kegiatan ini adalah program yang luar biasa dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten yang menjemput bola bukan masyarakat yang menjemput bola,” ungkapnya.

Hal ini merupakan pelayanan kesehatan yang didekatkan dengan masyarakat oleh Bupati Jember dan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Dengan mendekatkan ke masyarakat salah satu lembaga yang bisa mengakomodir adalah pesantren. Ini merupakan pendidikan sosial yang berharga bagi pesantren, para santri, dan siswa.

Ia menjelaskan, Kecamatan Puger merupakan wilayah terbanyak penderita katarak di

No Response

Comments are closed.