Bupati Faida: Baru Tapi Fenomenal, Itu Luar Biasa

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., bersama peseta dan pengisi acara seminar Basic Life Support (BLS) menggelar pertemuan di Pendapa Wahyawibawagraha, Sabtu malam (02/12/2017).

Pertemuan ini sebagai rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 Jawa Timur yang dipusatkan di Kabupaten Jember.

Sebagai event regional, pertemuan ini melibatkan insan kesehatan dari seluruh kabupaten yang ada di Jawa Timur.

Bupati dalam sambutannya mengungkapkan rasa haru dan memberikan apresiasi kepada seluruh rumah sakit yang sudah, sedang, dan akan terus mengikuti akreditasi nasional dengan komitmen yang tinggi.

Ungkapan tersebut juga ditujukan untuk Puskesmas yang baru namun segera maju untuk akreditasi.

“Baru tapi fenomenal, itu luar biasa,” ujar perempuan pertama Bupati Jember ini.

Terkait pembangunan, ditegaskan bupati berlatar belakang dokter ini, bahwa sejatinya pembangunan adalah membangun sumber daya manusia.

Membangun sumber daya manusia itu terkait erat dengan kesehatan. “Tidak bisa dikatakan sukses apabila membangun kesehatan manusianya gagal,” ungkapnya.

Beberapa program untuk pembangunan kesehatan telah dilaksanakan, seperti satu ambulans untuk satu desa. “Insya Allah tahun ini tuntas 200 ambulans, dan 48 ambulans pada tahun 2018,” terang Bupati. Jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Jember sebanyak 248.

Pembangunan kesehatan itu juga dengan mengupayakan peningkatan kompetensi insan kesehatan.

Utamanya kompetensi dalam memberikan pelayanan kesehatan. Kompetensi ini karena menjadi kunci sukses pelayanan kesehatan.

Peningkatan kompetensi para insan kesehatan ini akan terus diberikan. “Kompetensi adalah satu ilmu yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Peningkatan kompetensi itu diantaranya dengan pelatihan basic life support (BLS). BLS ini akan diselenggarakan pada Minggu (3/12/2017) di GOR PKPSO Kaliwates.

Peristiwa ini akan dicatatkan di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai BLS dengan jumlah peserta terbanyak.

“Layak dicatat oleh rekor MURI untuk insan kesehatan, bagaimana orang awam mempunyai kompetensi BLS,” jelas bupati. Mereka yang terlibat diantaranya para sopir angkutan yang akan menjadi jaminan berwisata di Jember sebagai wisata yang aman.

Dalam pertemuan ini juga diberikan sertifikat dan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berperan falam pembangunan kesehatan di Kabupaten Jember.

Sertifikat dan penghargaan oleh Bupati Jember itu diantaranya sertifikat akreditasi Puskesmas, registrasi nomor Puskesmas Banjarsengon, penghargaan pemenang lomba “Aku Cinta Puskesmas”, dan piagam penghargaan atas purna tugas tahun 2017 di bidang kesehatan. (mutia/*f2)

No Response

Comments are closed.