Bupati Faida Realisasikan Janji Kerja ke 18

Seperti yang sudah dicanangkan lewat 22 Janji Kerja yang diusung pada masa pilkada tahun 2015 lalu, Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR., dan Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, kembali merealisasi janjinya. Setelah sebelumnya beberapa Janji Kerja direalisasikan, kini giliran Janji Kerja ke 18, “Meningkatkan bantuan/honor RT RW”, diwujudkan.

Realisasi Janji Kerja untuk menaikkan honor bagi Ketua RT RW yang pelaksanaannya dilokalisir di beberapa tempat itu, diikuti oleh seluruh Ketua RT RW. Hari pertama, penyerahan rekening tabungan Bank Jatim dilaksanakan di dua tempat.

Tempat pertama di Secaba, Sukorejo, diikuti Ketua RT RW dari Kecamatan, Arjasa, Mumbulsari, Pakusari, Sukowono, Jelbuk, Patrang, Sumbersari dan Kecamatan Kaliwates. Tempat kedua dipusatkan di PP Miftahul Ulum, Glagahwero, Kalisat, yang diikuti Ketua RT RW dari Kecamatan Kalisat, Mayang, Ledokombo, Silo dan Kecamatan Sumberjambe.

Bupati Jember, dr. Faida. MMR, yang menyerahkan secara langsung rekening tabungan Bank Jatim kepada Ketua RT RW, menjelaskan, bahwa pemberian honor kepada Ketua RT RW melalui rekening bank, merupakan sebuah keniscayaan yang mesti dilakukan di tengah kemajuan jaman seperti sekarang ini.

Menurut bupati, sekarang sudah saatnya inklusi keuangan. Karena dengan cara seperti itu, paling tidak akan lebih memberi rasa nyaman dan aman bagi penerima honor itu sendiri.

“Sudah honornya kecil, terima juga tidak bersamaan, ditambah resiko terjadinya pemotongan. Ini sudah jaman modern, jaman now. Honor RT RW selain naik, harus pakai rekening masing-masing, jadi bisa diterimakan tepat waktu dan ini juga menyukseskan program inklusi keuangan, karena penelitian menunjukkan, orang yang akses dengan lembaga keuangan kesejahteraannya lebih baik, karena ini adalah pintu masuknya,” ujar Bupati Faida, usai acara penyerahan rekening Bank Jatim kepada Ketua RT RW di Lapangan Secaba, Sukorejo, Jember, Senin (4/12/2017).

Realisasi Janji Kerja untuk menaikkan honor bagi Ketua RT RW ini, dibuktikan dengan diterimanya rekeninh tabungan yang berisi Rp 200 ribu per orang. “Dulu, pertamanya 150 ribu kan (2016), tahun 2017 ini saya naikkan menjadi 200 ribu,” jelas bupati.

Kepada Ketua RT RW, bupati juga memberi tugas lain, yakni memastikan data lansia di tempat masing-masing tidak tercecer, semua harus terdata. Mulai dari data yatim piatu, siswa yang perlu dibantu. “Ini menyebabkan kinerjanya akan meningkat. Oleh karenanya tahun depan kita janjikan honor RT RW juga akan meningkat, karena partisipasinya meningkat,” janjinya.

Pimpinan Bank Jatim cabang Jember, M Islah Nur, yang dimintai keyerangannya berkaitan dengan penyerahan rekening tabungan kepada Ketua RT RW, menjelaskan, pembutan rekening untuk 17.000 RT/RW, dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember. sudah selesai semua. “Mulai hari Jumat, libur kemarin, setelah masuk langsung kami selesaikan. Sampai hari minggu kita tidak tidak ada libur,” terang Islah.

Proses pengajuan data RT RW ini, lanjut Islah, diperoleh dari Bapemas/Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. “Karena memang Bapemas yang punya data RT dan RW. Per bulan RT RW mendapatkan honor sebesar Rp 200.000. Nopember, Desember dimasukkan selesai semua. Sudah bisa diambil. Begitu selesai,” tandasnya

Sementara Ketua RW 08, Dusun Kojuk, Desa Sukokerto, Kecamatan Sukowono, mengaku senang atas naiknya honor, dari Rp 150 ribu menjadi Rp 200. Karena dengan begitu ada tambahan penghasilan. “Syukur ada tambahan, kerjanya sudah tahu sendiri. Bupati tadi kan juga sudah bilang, kerjanya 24 jam. Saya juga siap membantu pemerintah dan melayani kebutuhan masyarakat,” aku Sugiarto, RT 03 RW 08, Dusun Kojuk, Sukokerto, Kecamatan Sukowono. (Izza, Mutia, Indra GM)

No Response

Comments are closed.