Bupati Faida: Sampai Kemanapun Kalian, Kita Akan Dukung Sekuat Tenaga

Gairah persepakbolaan di Jember, agaknya mulai memberi harapan besar. Setelah tim sepakbola Persid U-17 berhasil meraih juara dalam turnamen Piala Suratin, giliran Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., menyuntikkan semangat kepada talenta-talenta muda sepakbola untuk berkembang lebih jauh. Setelah menyampaikan ucapan selamat kepada Persid U-17, karena berhasil membawa pulang Piala Suratin, Bupati Faida, tak kuasa mengungkapkan rasa bangga dan kagetnya atas bangkitnya persepakbolaan di Jember.

“Persid yang tiba-tiba bangkit, mengagetkan dunia. Bangga Jember punya kalian,” ucap Bupati Faida di hadapan pengurus dan pemain Persid U-17 dalam acara Jamuan Makan Pagi Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR dan Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief bersama Persid Junior U17 Jember di Pendopo Wahya Wibawagraha Jember, Kamis (12/10/2017).

“Masa depan bola ada di generasi bola. Bupati dan Wakil Bupati berkomitmen, bahwa bola di Jember harus tumbuh, Persid harus berhasil dengan cara yang baik dan benar, prestasi Persid tidak berhenti di Jawa Timur,” tandasnya.

Mengenai opini miring terhadap Bupati dan Wakil Bupati yang dihubungkan dengan bola, Bupati Faida menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa saja. Karena baginya, yang namanya opini tidak akan pernah ada habisnya.

“Bagi saya, opini itu tidak ada habisnya kalau dibangun untuk kepentingan politik. Opini bukan dijawab opini, tetapi opini dijawab dengan kerja nyata,” tukas Bupati Faida.

Dikatakannya, sering kali urusan bola dikalahkan oleh kepentingan politik, bisnis, bahkan kepentingan lain yang tidak nyambung dengan kepentingan bola. Padahal, sejatinya masalah bola adalah urusan olahraga.

Demikian juga dengan masalah hibah bansos yang sempat menjadi perbincangan hanga sebagian masyarakat Jember. Menurut bupati, soal administrasi Persid di masa lalu, jangan sampai menghambat prestasi anak-anak di masa kini. “Jika hibah bansos ini menjadi hambatan, jangan sampai prestasi anak-anak terhenti di sini,” tegasnya.

Hal yang juga perlu mendapat perhatian, lanjut Bupati, jangan sampai pencairan hibah bansos justru menjadi bumerang bagi manajemen maupun pelatih Persid. Pun juga, anak-anak yang menerima, jangan sampai di kemudian hari dipanggil kejaksaan dan diperiksa sebagai saksi. “Ini urusan bola, urusan olahraga, kita perlu menjaga sebaik-baiknya,” tambahnya.

Sementara Manajer Persid U-17, Sutikno, dalam sambutannya mengawali acara tersebut, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bupati Jember. Pada kesempatan itu, Sutikno memaparkan awal terbentuknya Persid U-17.

Menurut Sutikno, waktu itu, Bupati meminta agar dibentuk tim Persid U-17 dengan support putra daerah. Permintaan Bupati ini, berhasil dilaksanakan oleh manajemen Persid, hingga terbentuklah Persid U-17.

Setelah benar-benar pembentukan tim ini dilakukan melalui seleksi secara obyektif dengan pemain yang diambil dari seluruh pelosok Kabupaten Jember.

Dalam perjalanannya, setelah dibina dengan baik, mereka bisa menunjukkan prestasi gemilang, hingga membawa nama daerah Jember sebagai peraih juara Piala Suratin U-17.

“Terimakasih atas dukungan Bupati Jember. Dengan mental juara, anak-anak bisa meraih juara satu,” ungkap Sutikno. (Izza. Red : Indra GM)

No Response

Comments are closed.