Bupati Faida : Tauladani Kartini, Jadikan Wanita Cerdas, Bijak, Mandiri dan Bermanfaat

Dalam rangka memperingati Hari Kartini di Kabupaten Jember Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., menyampaikan pesan moral kepada kaum hawa, sesuai dengan tema yang diangkat Semangat Kartini Mari Kita Ciptakan Perempuan Yang Cerdas, Bijak, Dan Mandiri untuk mampu memberi manfaat Kepada Keluarga Dan Lingkungan.

Acara yang dihadiri oleh segenap OPD, dan masyarakat disekitar Alun-Alun Jember, Minggu(30/04/17) juga dimeriahkan dengan lomba tumpeng nasi kuning ikan laut.

Lomba yang diikuti sejumlah peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), maupun masyarakat sekitar, bertujuan untuk memberikan kepahaman yang lebih atas jasa jasa ibu R. A Kartini. Dijadikan sebagai ajang apresiasi dan kreasi serta pemberdayaan anggota masyarakat dibidang kuliner sekaligus juga mengakrabkan tali persaudaraan dan silaturahmi Dharma Wanita se-kabupaten Jember dengan organisasi lain serta masyarakat.

Sebagai rangkaian acara, untuk memeriahkan jalannya lomba juga ditampilkan paparan anak-anak persani kids Jember Baru Jember Bersatu dan dilanjutkan line dance Watu Ulo. Disamping hiburan dan lomba-lomba, Pemkab Jember pada kesempatan yang sama memberikan pelayanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan dan Persatuan Ikatan Dokter Umum Jember.

Dalam sambutannya Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., menyampaikan bahwa kegiatan yang terselenggara tersebut meneladani semangat Kartini bagi kaum wanita. Kegiatan memperingati hari Kartini berkali kali diadakan dan dirayakan, namun baru kali ini kegiatannya sangat heboh dan luar biasa. “Dan istimewanya kegiatan ini tidak didanai APBD, tetapi dari swadaya ibu-ibu dan juga sponsor.” Tuturnya.

Semua lapisan segala usia ikut aktif dikegiatan ini, seragam yang bermacam macam menandakan bahwa kalau sudah perempuan-perempuan bersatu jangan pernah diremehkan, wakil dari seluruh pelosok Jember berkumpul ditengah-tengah kota menandakan bahwa semangat Jember Bersatu sudah sangat luar biasa.

Ada sebuah spirit atau makna berbeda namun sarat dengan manfaat dalam lomba tumpeng, karna tumpeng selalu dibuat dalam gotong royong. Hal ini menandakan bahwa perlu disadari dalam berbuat sesuatu dan maju, perlu bergotong royong, tumpeng juga sebagai bentuk doa dan keselamatan yang artinya spirit hari Kartini tidak lepas dari religi untuk mencari ridho Allah SWT.

Juga ada misi dalam membuat tumpeng kali ini, harus ada ikan laut dimana peran ibu-ibu dalam kemajuan suatu bangsa dimulai dari perjuangan untuk meningkatkan kecerdasan bangsa, dengan pengetahuan bagaimana meningkatkan gizi keluarga dengan mengelola bahan yang ada dan sumber daya yang ada.

“Kalau ada dikatakan pejuang yang tiada hentinya adalah para perempuan dikeluarganya masing masing,” tutur Bupati.

Kegiatan lomba Tumpeng diakhiri dengan penyerahan trophy dan sertifikat serta hadiah kepada para pemenang, dengan Juara I RS. dr. Soebandi, juara II Perum Bumi Tegal Besar, Juara III Secaba Jember , dan Juara IV Inspektorat Kabupaten Jember . (Mutia)

No Response

Comments are closed.