Bupati Faida Tebarkan Kekuatan Cinta

Di hadapan para Danrem dan Dandim se-Indonesia, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., memaparkan kekuatan cinta.

Ya, the power of love. Itu istilah yang selama ini dikenal oleh masyarakat Jember untuk menunjukkan kebersamaan Pemkab Jember dengan Kodim 0824 Jember.

Kebersamaan yang selama ini terwujud dalam aksi kemanusiaan. Tercatat diantaranya operasi gratis bibir sumbing, katarak, dan sejumlah kasus penyakit lainnya.

Kekuatan cinta itu ditebar oleh perempuan pertama Bupati Jember ini kepada seluruh petinggi militer di Indonesia.

“Kami sampaikan bahwa sinergi dengan TNI akan terus kita jalin. Saya katakan bahwa The Power of Love adalah kekuatan kami menjalin sinergi dengan TNI dalam aksi kemanusiaan seperti penanganan operasi di Rumah Sakit Bina Sehat dan rumah sakit lainnya untuk bibir sumbing, katarak serta lainnya,” ungkap Bupati.

Kekuatan cinta itu menemukan momen dalam diri para panglima di desa-desa. “Keterlibatan Babinsa sangat berarti dalam sinergi untuk kaum dhuafa ini,” kata Bupati Faida di Bandung, Selasa (28/11/2017).

Kekuatan cinta itupun akan tetap ada. Dan, aksi kemanusiaan pun akan digelar lebih massal lagi dan sekuat tenaga bisa menjaring lebih dari 2.500 pasien dhuafa.

“Tahun depan kita juga akan melanjutkan sinergi lagi dengan TNI dalam aksi pengentasan buta aksara, guru kita dengan Babinsa akan mengajar di pelosok desa,” ujarnya.

Sedangkan Aster Kasad Brigjen TNI Supartodi sangat mengapresiasi Bupati Jember Faida yang datang langsung dalam Apel Danrem dan Dandim 2017. Bupati dengan latar belakang dokter ini pun menjadi inspirasi.

“Bupati Jember Faida ini bagus sekali bisa bersinergi dengan TNI. Sinergi dalam aksi sosial dan kemanusiaan harus terus dilanjutkan sampai akhir hayat. Para Dandim, Danrem dan Babinsa di daerah-daerah perlu menyontoh sinergi TNI dengan Pemkab Jember ini,” tandas Aster Kasad Brigjen TNI Supartodi.

Dalam kesempatan tersebut juga ada Dandim 0824/Jember Letkol Inf Rudianto yang telah menerima penghargaan Binter Utama 2017.

Bupati Faida dan Dandim Jember Letkol Inf Rudianto juga berkesempatan turut dalam mempopulerkan produk lokal Jember dan membagikan buah tangan berupa cerutu khas Jember kepada para Danrem dan Dandim.

Bupati Faida juga mendapatkan kado sederhana namun istimewa dari para Danrem dan Dandim yakni berupa menyanyikan lagu mars Babinsa dengan berdiri dan tepuk tangan penuh semangat sinergi.

Sementara Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), Mayor Jenderal TNI Hartomo mengatakan, Apel Danrem/Dandim terpusat dilaksanakan guna menghadapi berbagai tantangan global seperti berkurangnya sumber-sumber air, pangan, dan energi yang bisa memunculkan persaingan antar negara di dunia.

Danpusterad menjelaskan, bahwa upaya yang terencana, menyeluruh, terpadu, terarah, dan berkesinambungan diperlukan dalam membangun komunikasi, sinergi, kolaborasi antara pemerintahan, TNI, Polri, dan unsur komponen bangsa lainnya untuk memberdayakan potensi nasional tersebut guna mewujudkan tujuan pembangunan nasional.

Bupati Jember dr Hj Faida MMR menghadiri undangan sebagai narasumber dalam acara di Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad).

TNI AD menyelenggarakan Apel Komandan Resor Militer (Danrem) Komandan Distrik Militer (Dandim) terpusat tahun anggaran 2017 di Sekolah Calon Perwira AD (Secapaad), Bandung, Jawa Barat tanggal 27 sampai dengan 30 November 2017.

Apel tersebut diikuti oleh 403 orang diantaranya para Danrem, para Dandim, dan para pejabat setingkat Paban/Dir/Ses (Bincab, Fung) yang terkait dengan fungsi Pembinaan Teritorial (Binter). (*f2)

No Response

Comments are closed.