Bupati : IAI Bisa Membuat Kebijakan yang Dapat Diimplementasikan di Daerah.

Simposium Nasional Akuntansi (SNA) XX yang tahun ini memilih Jember sebagai tempat pelaksanaannya, diharapkan akan memberikan dampak positif, tidak hanya untuk nasional, tapi juga bagi daerah. Harapan ini disampaikan Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., yang hadir sekaligus membuka acara yang berlangsung di Gedung Soetardjo, Universitas Jember itu.

“Jember bukan hanya kota karnaval, tetapi juga kota edukasi dengan universitasnya. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) mengambil peran penting demi suksesnya pembangunan serta membuat kebijakan yang dapat diimplementasi di daerah,” harap Bupati Faida, pada acara pembukaan SNA XX di Gedung Soetardjo, Universitas Jember, Rabu (27/9/2017).

Di Kabupaten Jember sendiri, kata bupati, ada program AKUD (Ayo Kawal Uang Desa). Suatu system IT yang dibuat Pemerintah Kabupaten Jember bersama Kejaksaan Negeri Jember untuk mengawal keuangan desa. “Untuk itu di setiap desa perlu dikawal oleh akuntan yang mengatur uang desa,” lanjut Bupati.

Menurut Bupati, peran IAI di bidang UMKM, tidak cukup hanya dengan adanya UMKM binaan. Karena sejatinya, suksesnya IAI bukan ketika banyak lulusannya, tetapi bagaimana para lulusan akuntan tetap memegang komitmen untuk menjalankan profesi dengan menjaga etika dalam rangka menjaga keselamatan bangsa.

“Bukan soal pengalaman dan kompetensinya tetapi ketika IAI focus kepada pengawalan ekonomi kerakyatan, baru kemanfaatannya bisa menjadi pengungkit ekonomi nasional,” tuturnya.

Untuk program pembangunan di Kabupaten Jember, Bupati Faida, juga memberi tantangan kepada IAI cabang Jember untuk mengawal 1000 warung rakyat berjaringan yang dibuat oleh Pemkab Jember. Tantangan yang ditawarkan yakni, bagaimana IAI menjadikan pembukuan warung berjaringan sebagai hasil karya IAI cabang Jember.

Ketua Panitia SNA XX, Drs. Imam Mas’ud M.Si , Ak, CA, berharap semoga acara yang dilangsungkan dapat memberi nilai plus pada kemajuan akuntansi di Indonesia. Pada sisi laporan, Imam Mas’ud, memamparkan, bahwa peserta yang terdaftar dalam SNA XX, sebanyak 500 orang lebih.

Harus Menghasilkan Terobosan

Dilain pihak, Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan M.Sc, seusai mengucapkan Selamat Datang di Kabupaten Jember Kota Karnaval Dunia, menyampaikan harapannya, SNA ke 20, nantinya dapat merumuskan sesuatu yang bermanfaat. Bukan hanya bagi akuntan, tetapi juga seluruh Indonesia dan dapat menyelesaikan persoalan di beberapa aspek.

Hal yang tidak jauh berbeda juga disampaikan Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) Prof. Dr. Mardiasmo MBA, Akt. Ia berharap, penyelenggaraan SNA bersama seluruh akuntan didik, bisa membuat simposium yang menghasilkan terobosan. Dengan demikian saat kembali ke kampus masing-masing, dapat membawa bekal perbaikan SDM dan fasilitas lainnya.

“IAI sangat mendukung yang professional. IAI yang professional, dimulai dari dosen yang professional,” ucapnya.

Dikatakan Mardiasmo, salah satu yang di kembangkan SNA sekarang, adalah riset di dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Menurutnya, ilmu pengetahuan sangat diperlukan yang sesuai dengan industri lingkungannya. Pun juga, riset yang berdasar basic harus terus dikembangkan.

IAI sangat mendukung program SNA untuk bisa memberikan lompatan setiap tahun di setiap acara SNA. Melalui SNA ini para dosen diharapkan selalu berinovasi dan mengembangkan dirinya melalui riset dan praktik yang lain.

Sementara Menristek Prof. H. Mohamad Nasir Ph.D., Ak, yang juga hadir dalam acara itu, menyampaikan perlunya melakukan perubahan-perubahan pada pendidikan akuntansi di masa yang akan datang. “Belajar dari berbagai riset dan sistem informasi di berbagai dunia. Dengan SNA ini bisa menghasilkan SNA yang lebih baik lag,” tambah Menteri Mohammad Nasir.(Ind/Izza)

No Response

Comments are closed.