Bupati Jember Beri Wejangan Mahasiswa Agar Jadi Orang yang Pandai Bersyukur

This slideshow requires JavaScript.

“Pandai-pandailah menjadi orang yang mudah bersyukur, yang lidahnya mudah menyampaikan kalimat syukur,” tutur dr. Hj. Faida, MMR.

Itu adalah salah satu wejangan Bupati Jember kepada mahasiswa, yang berkumpul di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Sabtu 3 November 2018.

Hampir 2 ribu mahasiswa yang berkumpul itu adalah penerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember. Bahkan telah menerima untuk satu semester.

Seperti penerima beasiswa lainnya, mereka juga mendapat tugas mendata lansia dan janda miskin. Tetapi, ada saja mahasiswa yang mencontoh atau copy paste tugas temannya. Ini menjadi perhatian khusus bupati.

Bupati menyebut ada sekitar 2 ribu file hasil comot tempel atau copy paste. Ada juga mahasiswa penerima beasiswa tidak mengumpulkan sama sekali.

Bupati menjelaskan, pencairan tahap pertama memang tidak terpengaruh pengumpulan data. Tetapi, pencairan selanjutnya sangat berpengaruh terhadap sikap dan integritas mahasiswa kepada para duafa.

“Siapa yang peduli dan hormat kepada para duafa, bupati akan perduli kepada mahasiswa. Siapa yang tidak peduli duafa, maka bupati akan pertimbangkan kepada yang lain yang perlu bantuan, dan apabila dibantu kelak akan meneruskan perjuangan ini,” tuturnya.

Bupati menegaskan hanya ingin memberikan kesempatan untuk mahasiswa dalam mengasah diri. “Lebih baik dorong generasi peduli daripada pintar tetapi tidak peduli sesame,” tegasnya.

Kali ini bupati memberikan tugas kepada mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ini untuk  memverifikasi data difabel, yang jumlahnya 16 ribu lebih, data janda miskin, lansia miskin, juga yatim piatu yang selama ini diajukan untuk diberi bantuan ke pemerintah kabupaten Jember.

“Kerjakan dengan hati dan kejujuran. Tugas ini tidak perlu kecanggihan ilmu dan IPK, tetapi diperlukan kejujuran,” bupati.

Bupati berharap amanah ini menjadikan mahasiswa sebagai orang yang bersyukur, karena masih ada orang lain yang lebih susah dari mereka.

Tugas lanjutan ini, kata bupati, untuk semua mahasiswa tanpa terkecuali. Jika tugas sebelumnya tidak mengumpulkan, dan tugas yang sekarang tidak mengembalikan verifikasi, tentu beasiswa tidak akan dilanjutkan.

“Mending memberikan kesempatan kepada mereka yang susah, tetapi masih peduli terhadap kesusahan orang lain.”

Bupati mengundang mahasiswa penerima beasiswa. Mereka terbai dalam gelombang II dan gelombang IV. Gelombang II terdapat 1.409 mahasiswa dan gelombang IV sebanyak 1706 mahasiswa. Ada 66 yang tidak diundang karena kuliah di luar kota. (izza/mutia/*f2)

No Response

Leave a reply "Bupati Jember Beri Wejangan Mahasiswa Agar Jadi Orang yang Pandai Bersyukur"