Jember Kota Pandhalungan

Bupati Jember “Serahkan Kekuasaan Kepada Suami”

Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., menyerahkan kekuasaannya, Jum’at (25/11/2016) malam kepada suaminya. Penyerahan itu dilatarbelakangi wilayah kekuasaanya telah hancur lebur.

“Aku pewaris tahta, Kanda. Tapi aku tidak bisa berkuasa jika kerajaanku hancur lebur,” tutur Bupati Faida kepada suaminya.

“Karena itu, aku serahkan kerajaanku kepadamu. Kembalikan kejayaan Kerajaan Medang,” ucap perempuan ini ketika memerankan Ananta Dewi, penguasa Kerajaan Medang.

Penyerahan kekuasaan itu disaksikan oleh ratusan penonton yang memadati Balai Budaya Surabaya. Penonton pun terhibur, apalagi ketika Cak Nasih, Rektor Universitas Airlangga, salah ucap kerajaan Medang dengan Medaeng. Penyerahan kekuasaan itu disambut tawa.

Rektor Universitas Airlangga menyatakan sanggup memikul tanggung jawab berat itu. Iapun berjanji mengembalikan kejayaan Kerajaan Medang.

Setelah mampu mengalahkan musuh, rektor yang sedang memerankan Raja Erlangga itu menyatakan pusat kekuasaan Kerajaan Medang dipindah. Namanya kerajaan pun beralih menjadi Kerajaan Kahuripan.

Itu salah satu bagian peran yang dimainkan oleh Bupati Faida MMR dalam ketoprak humor dengan lakon Menyatukan Kembali Nusantara di Balai Budaya Surabaya, Jum’at (25/11/2016).

Untuk memerankan Ananta Dewi, Bupati Faida memakai rambut palsu panjang, yang dipadu dengan mahkota. Ia pun harus memakai kebaya.

Sehari-hari perempuan pertama Bupati Jember ini mengenakan hijab. Meski demikian, penonton asal Jember masih bisa mengenalinya. Suaranya yang lantang serta hidung mancungnya menjadi ciri tersendiri. (*F2)

#KetoprakHumor

No Response

Leave a reply "Bupati Jember “Serahkan Kekuasaan Kepada Suami”"