Jember Kota Pandhalungan

Bupati Kandangkan Mobil Dinas

Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR., melarang para pejabat menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi saat lebaran. Karena itu, semua kendaraan dinas dikandangkan di kantor Pemkab, terhitung sejak Jumat (1/7/2016) hingga Minggu (10/7/2016) atau H-1 masuk kerja.

“Kami sudah keluarkan surat edaran larangan pengunaan mobil dinas. Namannya mobil dinas maka peruntukannya sudah harus digunakaan hanya untuk kepentingan dinas saja,” ujar Bupati Faida, Jumat (1/7/2016) di Kantor Pemkab Jember.

Mobil dinas yang dipakai Bupati dan Wakil Bupati juga dikandangkan. Bupati Faida pun menyerahkan kunci mobil kepada Plt Sekkab, Drs. Bambang Haryono, yang disaksikan oleh Kasatpol PP, Drs. Moch. Suryadi, M. Si.

Bupati menjelaskan, kebijakan mengandangkan mobil dinas merupakan tindak lanjut dari larangan yang dikeluarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Prof. Dr. H. Yuddy Chrisnandi , ME. Dan ditindaklanjuti dengan Instruksi Bupati Jember nomor 800/1456/313/2016. Instruksi ini dimaksudkan agar fasilitas kerja tidak dicampur adukkan dengan kepentingan pribadi.

Sebagaimana diketahui, Menpan RB Yuddy Chrisnandi melarang pegawai negeri sipil (PNS) menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran 2016. Sanksinya, penurunan pangkat atau pencopotan jabatan.

Kebijakan tersebut, lanjut Bupati, juga sesuai imbauan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) dalam menekan tindak korupsi.

“Mobil dinas tersebut tidak termasuk kendaraan operasional, seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil patroli Satpol PP yang dibutuhkan sewaktu-waktu saat masyarakat membutuhkan,” tuturnya.

Penegasan larangan tersebut, lanjut Bupati, salah satu gebrakan reformasi birokrasi dengan tidak memakai fasilitas negara untuk kepentingan pribadi, sehingga ada sanksi tegas kepada PNS yang tidak mematuhi aturan tersebut.

Diterangkannya, saat ini ada 268 mobil dinas milik Pemkab Jember. Dengan mengandangkan mobil-mobil tersebut, maka bisa menghemat biaya operasional.

Sebagai bentuk kesiapan, Bupati menyatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait penempatan dan pengamanan selama mobil-mobil tersebut dikandangkan. Bupati juga mengecek semua kendaraan yang telah diparkir halaman parkir Kantor Pemkab Jember, Jumat (1/7/2016) sore.

Saat melakukan pengecekan, Bupati menemukan tiga mobil dinas dengan kondisi tidak terawat, yaitu satu jenis sedan dan dua jenis station. “Ini eman mobil tidak dirawat. Kalau tidak mau merawat, tidak usah dikasih mobil dinas,” ujarnya.

Setelah melakukan pengecekan kendaraan dinas yang dikandangkan, Bupati kemudian melakukan pengecekan Terminal Tawang Alun dalam menghadapi arus mudik-balik Lebaran tahun 2016 ini, termasuk dalam hal pelayanan terhadap penumpang penyandang disabilitas. (*f1, f2)

No Response

Leave a reply "Bupati Kandangkan Mobil Dinas"