Jember Kota Pandhalungan

Bupati Resmikan Jembatan Gotong Royong, Cawon Mandiri

Jembatan yang menghubungkan Desa Wonojati dan Cangkring Jenggawah hasil dari swadaya atau gotong royong masyarakat, senilai lebih dari 500 juta, pagi tadi, Kamis (14/07/2016) resmi bisa difungsikan.

Penggunaan jembatan setelah selesai pembangunannya sejak tahun kemarin, diresmukan secara khusus oleh Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., dilokasi pembangunan.

Bupati Faida dengan didampingi Camat Jenggawah, Bambang Saputra dan sejumlah tokoh masyarakat serta anggota DPRD Jember, meresmikan jembatan dengan memotong pita peresmian.

Junaidi selaku Ketua Panitia, bersama KH. Lutfi achmad, motor penggerak pembangunan jembatan tersebut, mengaku bahagia dengan selesainya pembangunan tersebut. Karena tidak disangka masyarakat bisa membangun jembatan secara mandiri dengan cara gotong royong serta urunan mengumpulkan dana dan bahan bangunan. “Ini menjadi kebahagian tersendiri atas selesainya pembangunan jembatan mandiri ini,” tuturnya.

Acara peresmian jembatan semakin semarak dan meriah karena diiringi dengan musik patrol kesenian khas jember, gambus, serta antusias baik dari masyarakat.

“Jembatan penghubung antar desa ini, diharapkan mampu meningkatkan perputaran toda ekonomi masyarakat di berbagai bidang,” imbuhnya.

Selain menginisiasi pembangunan jembatan, Ra Lutfi juga menginiasiasi untuk membuka centra penternakan integram yang bermaksud tidak ada sampah dari hewan ternak seperti paruh awan yang bermanfaat untuk makanan sapi.

Sementara itu, Bupati Faida menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tokoh agama dan masyarakat yang sudah menginisiasi pembangunan jembatan dan masyarakat yang rela mandiri gotong royong membangun jembatan. Kebanggaan Bupati kepada masyarakat Jenggawah benar-benar tak terkira, karena di era jaman saat ini sudah tidak banyak lagi masyarakat yang mau dan rela berkorban untuk kepentingan orang banyak.

Bupati juga mengungkapkan bahwa tokoh-tokoh agama dan masyarakat Jenggawah bukan orang asing lagi baginya.
“Seperti Ra Lutfi dan almarhumah bu Nyai, sudah sejak lama berkomunikasi dengan kita soal kepedulian kemanusiaan. Juga bapak Hosnan ini, sudah lama bermitra dengan saya berjuang untuk para dhuafa.” Ungkapnya.
Bupati juga mengakui bahwa warga atau kader dari Jenggawah adalah orang-orang atau putra daerah yang unggul dan memiliki kemampuan lebih. Terbukti dari Jenggawah lahir anggota-anggota dewan yang berdedikasi mulai dari kabupaten hingga propinsi.

Sampai-sampai, saking bangganya Bupati kepada orang Jenggawah, Bupati menyampaikan jika ada orang seperti Ra Lutfi di 31 kecamatan di Jember, maka semua akan beres. Apalagi cuman urusan-urusan jembatan di Jember ini, pasti beres semua. “Awalnya saya ragu, ketika Kh. Lutfi ini sudah lama cerita ke saya, apa iya jadi jembatannya. Nanti ibu kalo jadi bupati menang di lantik sudah saya siap kan meresmikan jembatan di jenggawah, sudah jadi ? Belum, sekarang mulai apa ? Ya pasang-pasang batu, agak-agak gak percaya saya tapi ternyata betulan hari ini saya di undang.” Tuturnya haru.

Menurut Bupati, kekagumannya dan terharunya kepada orang jenggawah bukan hanya karena uang nya banyak yang di kumpulkan tapi karena semangat gotong royongnya patut menjadi contoh dan teladan.

“Oleh karenanya saya mau datang ke sini karena ini bukan sembarang peresmian jembatan tapi ini adalah peresmian monumen gotong royongnya masyarakat jenggawah.” Imbuh Bupati Faida.

Karena jembatan ini merupakan jembatan mandiri, maka Bupati mencarikan alternatif nama buat jembatan tersebut. “Perlu di cari nama jembatannya apa, dan sebelum di resmikan mari kita beri jalan ini karena menghubungkan desa cangkring dan wonojati yang di kerjakan secara mandiri oleh masyarakat maka kita kasih nama cawon mandiri, jembatan cawon mandiri.” Tegasnya.

Pemberian nama yang benar-benar syarat dengan makna. Akhirnya setelah menemukan sebuah nama, Bupati dengan mengucap kalimat basmallah membuka dan meresmikan jembatan tersebut untuk khalayak. Bupati berharap jembatan bisa difungsikan sesuai dengan azas manfaat dan kemaslahatan umat guna mengembangkan usahanya. (Mutia, Izza)

No Response

Leave a reply "Bupati Resmikan Jembatan Gotong Royong, Cawon Mandiri"