Kerja Nyata

Bupati Sambut Baik Optimalisasi CSR Sampoerna Bagi Masyarakat Petani Tembakau Jember

Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., di dampingi segenap SKPD terkait hadiri audiensi bersama PT. HM. Sampoerna Tbk. yang berlangsung di ruang rapat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Kamis (12/1/2017).

Tim dari PT. HM. Sampoerna menjelaskan paparan mengenai program CSR Jember, yang mana acara ini juga sebagai mempererat tali silaturahmi dengan harapan hasil diskusi ini dalam pelaksanaan kedepan dapat sejalan dengan visi dan misi Pemkab Jember.

Menurut paparan yang di jelaskan PT HM Sampoerna memiliki payung program Sampoerna untuk Indonesia yang fokus dengan 4 kegiatan yaitu akses dunia pendidikan, peningkatan ekonomi masyarakat kepada masyarakat lebih luas dalam hal masyarakat bisa berdaya berdikari dengan berbagai kegiatan untuk meningkatkan sumberdaya ekonomi, pemberdayaan perempuan karena sosok perempuan dalam keluarga merupakan elemen penting yang bisa membantu mensejahterakan masyarakat, dan penanggulangan bencana saatnya untuk sadar akan potensi bahaya bencana di sekitar yang dapat mengurangi resiko terhadap bencana dan di harapkan semua elemen memangku kesadaran agar dampak dari bencana dapat terminimalisir.

Fokus dengan apa yang telah di lakukan di Kabupaten Jember dengan Jember merupakan pemasok utama bagi HM Sampoerna yang salah satunya adalah petani tembakau dan dengan program pendampingan asistensi kepada petani untuk menyesuaikan tembakau sesuai dengan kebutuhan.

Pernah di lakukan untuk menginisiasi pemberdayaan perempuan yang mana para perempuan menjadi suatu kelompok untuk menambah perputaran ekonomi tenaga kerja dengan di bentuk suatu kelompok usaha.

Program beasiswa tetap di jalankan kepada siswa-siswa sederajat dan kegiatan after school untuk program pendidikan dasar yang penting bagi siswa siswi, pentingnya kesadaran anak dan orangtua bahwa pentingnya pendidikan dasar, maka setelah pulang sekolah di berikan kegiatan dan di berikan pelatihan kepada sekolah dengan sasaran sekolah dasar.

Rutin juga di wilayah pedesaan melakukan kerja sama dengan suplayer tembakau untuk memeriksa dan menyelesaikan permasalah kesehatan di pedesaan, juga di berikan dan di laksanakan pelatihan ukm kepada perempuan yang mana sasaran ini kepada ukm yang sudah berdiri yang dapat menumbuhkan perekonomian keluarga di masyarakat Jember.

Bantuan bencana
Pengobatan gratis ( 2008-2016)
Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi mereka yang membutuhakan. Khususnya bagi petani tembakau dan keluarganya, dilaksanakan bergantian di seluruh kabupaten jember, penerima manfaat : ,2008 :895 ,2010 : 558 ,2011 : 403 ,2012 : 223 ,2013 : 398 ,2014 : 248 ,2015 : 311 ,2016 : 252

Program yang akan datang
Peningkatan ekonomi masyarakat
Small medium enterprise ( UMKM ) ( 2016-2017)
Pelatihan dan pendampingan bagi usaha mikro. Kecil dan menengah di jember, penerima manfaat 100 UMKM

Program pertanian yang baik, Program kemitraan petani (ips)
Program kemitraan antara HMS dengan petani dan pemasok dalam hal pendampingan dan pelatihan mengenai best practice cara bertani tembakau. Penerima manfaat total 1,168 petani di 19 kecamatan,

Gelar tanam dan bakti sosial
Sebagai bagian dari program kemitraan dengan petani HMS bersama dengan para petani mengadakan acara gelar tanam serta bakti sosial.

Pemberdayaan perempuan, Community learning group (CLG-CLC)
Pemberdayaan masyarakat dan keluarga petani untuk meningkatkan pemahaman atas isu resiko pekerja anak dan pentingnya pendidikan bagi anak.
Penerima manfaat, 2011-2012 : 364 orang, 2013 : 212 orang, 2014-2015 : 226 orang,
Daerah
2011-2012 desa kamal kec.arjasa, 2013 desa kalisat kec.kalisat, 2014-2015 desa subo kec.pakusari

Akses edukasi
Beasiswa (2013-2014)
Bantuan beasiswa kepada siswa-siswi SMA sederajat sekabupaten jember, penerima manfaat 435 siswa SMA di seluruh kabupaten jember,

After school program
Kegiatan ekstrakulikuler bagi siswa sd dengan bertujuan meningkatkan kapasitas dan pengetahuan mengenai keterampilan dasar yang merupakan program dengan tujuan memberikan alternatif kegiatan setelah jam sekolah untuk mencegah mereka bermain di ladang tembakau,

Penerima manfaat sekolah : 8 sekaloh, siswa : 600 siswa, guru : 40 guru, orang tua : 400 orang,

Daerah
SDN 3 kalisat kecamatan kalisat, SDN 1 glagahwero kecamatan kalisat, SDN 2 gumuksari kecamatan kalisat, SDN 1 jatian kecamatan pakusari, SDN 1 pakusari kecamatan pakusari, SDN 1 mayang kecamatan mayang, SDN sumberkejayan kecamatan mayang.

Tanggapan Bupati Faida mengenai penjelasan dari empat sasaran tersebut telah di sepakati dan di arahkan oleh Bupati Faida untuk edukasi target di Jember siswa sekolah putus di SMA dan SMK hingga di kirimkan ke Provinsi, siswa tidak mampu membayar SPP cukup meberatkan dan sudah di data untuk siswa tidak mampu maka ini telah di anggarkan oleh Pemerintah dan data ini di mungkinkan bisa di kombinasi dengan program CSR Sampoerna.

Bupati Faida menginginkan untuk fokus pada petani tembakau sehingga sasaran CSR Sampoerna benar-benar petani tembakau. “Dengan menjadi anak tembakau mereka bisa kuliah” , program beasiswa untuk SMA atau SMK sederajat dapat di fokuskan juga pada keluarga petani tembakau.

Keterlibatan anak dalam bekerja yang mencari makan dengan posisi terpaksa dan sudah terdata yang dipastikan untuk tidak putus sekolah, CSR di fokuskan di 3 wilayah binaan agar lebiih fokus, untuk kesehatan diikutkan dengan program ngantor di Desa namun akan di pertimbangkan lebih lagi dan sasaran 3 wilayah kecamatan binaan di lakukan bersama HM Sampoerna.

UKM jahit juga dapat menjadi sasaran yang mana menyatukan penjahit yang sendiri sendiri menjadi satu kelompok tukang jahit dalam program penetasan pengangguran di wilayah binaan tembakau, juga dengan melatih pemuda untuk penuntasan bencana yaitu pelatihan tanggap bencana di wilayah binaan, dengan kegiatan gotong royong bukan sekedar peduli memberi.

Ekonimi open tunity dalam menggerakan produk lokal bersama Pemkab mengangkat produk lokal untuk pelatihan, dan untuk warung berjaringan dapat di perpanjang masa ijinnya apabila 30 persen ada produk lokal. Dan diminta kepada segenap SKPD untuk tidak melangkah sendiri-sendiri melainkan berkelompok dan bersama-sama.

17 produk lokal dengan, melatih 1000 pemuda untuk barista profesial dan telah selesai pelatihan 200 barista dan pngelola warung rakyat. Berkaitan dengan beasiswa mahasiswa di kategorikan dengan dua kelompok mahasiswa berprestasi dari masyarakat tidak mampu atau mahasiswa berprestasi dari masyarakat yang tidak berdaya.

Dan CSR ini diminta oleh Bupati Faida untuk memfokuskan programnya bersama Pemkab Jember pada 3 wilayah keluarga petani tembakau di Kabupaten Jember. (Izza)

No Response

Leave a reply "Bupati Sambut Baik Optimalisasi CSR Sampoerna Bagi Masyarakat Petani Tembakau Jember"