Jember Kota Pandhalungan

Bupati Sampaikan RAPBD 2017

Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., sampaikan nota pengantar keuangan dan rancangan anggaran pendapatan belanja daerah atau RAPBD Kabupaten Jember tahun 2017 kepada legislatif dengan didampingi Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief, hari ini, Selasa (29/11/2016).

Dalam sambutannya, Bupati Jember menyampaikan berkaitan dengan pokok-pokok kebijakan dalam susunan rancangan APBD tahun anggaran 2017 didalamnya meliputi prediksi pendapatan, prediksi belanja, dan prediksi pembiayaan.

Bupati juga mengajak segenap undangan serta masyarakat jember untuk mencermati perkembangan akhir-akhir ini baik Nasional, regional maupun daerah. “Tentang informasi yang cepat seakan membawa kita kepada kehidupan tanpa terhalang ruang dan waktu. Tentang tabrakan informasi hal ini harus dipahami dengan positif dalam prespektif keberagaman.” Tuturnya.

Bupati selanjutnya mengajak seluruh lapisan masyarakat Jember untuk selalu dapat menjaga suasana yang kondusif dengan menginformasikan hal-hal yang bersifat konduktif saling menghargai demi kemajuan masyarakat Jember dan membangun Jember dengan semangat persatuan dalam keberagaman.

Disampaikan secara garis besar bahwa anggaran pendapat dan belanja daerah pada hakekatnya merupakan suatu instrumen didalam daerah yang dipakai sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat daerah karena itu Pemkab Jember bersama DPRD harus berupaya secara nyata terstruktur dan terukur guna menghasilkan APBD yang dapat mencerminkan kebutuhan real masyarakat sesuai potensi yang dimiliki serta dapat memenuhi tuntutan anggaran daerah yang berkualitas dan berorientasi kepada kepentingan publik, perspektif ini sangat penting. APBD yang dikelola dengan baik tentu akan mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki daerah sehingga menciptakan efisiensi, efektifitas anggaran dan dampak sosial ekonomi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.

Dalam penyusunan APBD selain berpedoman pada ketentuan sistim peraturan perundang-undangan juga di haruskan dapat mengangkat semangat nilai khusunya bagi kemajuan daerah dalam kesejahteraan masyarakat. Penyusunan rancangan APBD harus di utamakan dalam rancangan-rancangan kegiatan yang outputnya terukur dan dapat dinikmati secara nyata oleh masyarakat serta berdampak baik langsung atau secara tidak langsung bagi daerah terutama memeliharan dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian daerah.

Beberapa hal yang berkaitan dengan APBD tahun anggaran 2017 yang tengah di susun juga dengan meningkatkan stabilitas anggaran dalam program yang di rencanakan. Dengan sekilas sedikit gambaran komposisi pendapatan dan belanja daerah dalam PAPBD 2017 yang mana di bandingkan dengan anggaran 2016 PABD 2017 di proyeksiken mengalami kenaikan 2,02% , apabila di rinci dari sumber pendapatannya pendapatan asli daerah mengalami kenaikan sebesar 7,97%, lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami penurunan 53,29%. Pada sisi belanja di banding anggaran 2016 dengan belanja daerah PAPBD anggaran 2017 di rencanakan mengalami kenaikan sebesar 1,51%, belanja tidak langsung di rencanakan mengalami penurunan sebesar 9,91% anggaran belanja tidak langsung di antaranya untuk belanja pegawai yang mengalami penurunan sebesar 12,32%, belanja bantuan sosial mengalami penurunan 42,36% dengan hasil belanja tingkat desa tidak mengalami perubahan juga belanja tidak terduga tidak mengalami perubahan. (Izza)

No Response

Leave a reply "Bupati Sampaikan RAPBD 2017"