Bupati Tugasi Mahasiswa Mendata Janda dan Lansia

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., menugasi ribuan mahasiswa untuk mendata para janda dan lansia miskin. Tugas ini disampaikan bupati saat memberikan pengarahan terkait program 5.000 beasiswa.

“Ini adalah syarat. Beasiswa ini tidak gratis,” ujar bupati  di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Minggu (15/4/2018). Setiap mahasiswa dibebani mendata janda dan lansia miskin sebanyak 25 orang.

Tugas yang diberikan tersebut, bagi bupati, sebagai upaya kepedulian sosial. Bupati tidak membutuhkan mahasiswa yang memiliki indeks prestasi tinggi tetapi tumpul nuraninya, tidak punya kepedualian sosial.

Ribuan mahasiswa yang memadati aula tersebut merupakan calon penerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember. Mereka merupakan penerima tahap ketujuh bantuan pemerintah untuk peningkatan sumberdaya manusia itu.

Pada tahap sebelumnya, mahasiswa yang menerima beasiswa mendapatkan tugas untuk mendata yatim piatu. Mahasiswa lainnya juga mendapat tugas memverifikasi warga penerima bantuan Beras Sejarhtera (Rastra). Kini mahasiswa ditugasi mendata janda dan lanisa miskin.

Dalam kesempatan bertatap muka dengan mahasiswa itu, bupati membeberkan data calon penerima beasiswa. Beberapa tidak lolos karena tidak memenuhi kreteria, seperti bukan penduduk Kabupaten Jember. Dijelaskan juga prioritas penerima beasiswa, diantaranya anak buruh.

Terkait dengan program beasiswa itu, bupati menegaskan merupakan realisasi janji kerja Bupati – Wakil Bupati, bukan janji politik saat kampanye.

Bupati Faida pun berharap mahasiswa yang sedang menempuh kuliah di luar kota dapat segera lulus dan segera kembali ke Jember untuk mengisi profesi yang dibutuhkan oleh Kabupaten Jember. (izza/*f2)

No Response

Leave a reply "Bupati Tugasi Mahasiswa Mendata Janda dan Lansia"