Jember Kota Pandhalungan

Canangkan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Jember mencanangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) bidang pariwisata untuk mendongkrak pendapatan.

Upaya itu dilakukan dengan menggandeng Tim KEK dari Sekretariat Dewan Nasional KEK, yang melakukan survei untuk kebutuhan kawasan khusus tersebut. Survei dilakukan pada 1 – 2 Oktober 2016.

Wilayah yang menjadi sasaran di Jember bagian selatan. Kawasan itu diantaranya Kecamatan Puger, yang memiliki potensi pariwisata. Tim KEK dan rombongan pejabat Pemkab Jember juga melihat potensi kerajinan di Kecamatan Balung. Kecamatan Ambulu yang memilik potensi wisata Pantai Payangan dan Teluk Cinta juga menjadi sasaran survei. Tidak jauh dari Payangan dan Teluk Cinta, terdapat wisata pasir putih, yakni Papuma yang berada di Kecamatan Wuluhan.

Direktur Litigasi Peraturan Perundangan-undangan Direktorat Peraturan Perundangan-undangan pada Kementerian Hukum dan HAM Nasruddin menyatakan Bupati Jember dr Faida MMR memiliki antusiasme yang tinggi dalam memajukan wilayahnya. “Kami jadi terdorong untuk juga mengembangkan potensi ekonomi,” jelasnya di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (1/10/2016).

Pihaknya akan membantu, diantaranya terkait tanah Bandara Notohadinegoro yang masih milik PTPN XII. Status tanah diupayakan menjadi milik Pemkab Jember, dengan berkoordinasi bersama Kementerian BUMN. Diharapkan bisa terjadi hibah atau pembelian tanah dengan harga setara hibah.

Upaya mewujudkan KEK tersebut, masih kata Nasruddin, diharapkan telah terealisasi pada tahun depan. Biaya yang diperlukan untuk tujuan itu bisa berasal dari APBD, APBN, maupun dana luar negeri.

Kepala Biro Hukum Persidangan dan Humas pada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi menambahkan, perlu adanya kekhususan tersendiri yang menarik dan membedakan Kabupaten Jember dengan daerah lainnya.

“Yang pasti kita dorong. Tidak hanya menjual daya tarik alamnya, tapi yang paling penting bagaimana mengemasnya dengan budaya,” tuturnya. Ia menyontohkan Bali yang punya budaya tersendiri sehingga wisatawan yang datang bisa lebih lama tinggal.

Menurutnya, potensi alam Kabupaten Jember tidak kalah dengan Bali. Namun, ungkapnya, harus bisa mengemasnya. “Harus ada sesuatu yang menarik,” ujarnya kepada sejumlah wartawan di Pendapa.

Bupati Jember Faida MMR dalam sambutannya kala Gala Dinner di Papuma menyatakan pentingnya pengelolaan yang baik terkait wisata di Kabupaten Jember. Dengan pengelolaan yang baik akan bisa mengalahkan daerah lainnya. “Tadi bisik bisik dengan tim (KEK), jika dikelola dengan baik, Tanah Lot lewat,” ujarnya. (*F2)

No Response

Leave a reply "Canangkan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata"