Jember Kota Pandhalungan

Canangkan Pendidikan Inklusi, Wagub Ajak Benahi Diri

Peringatan Hari Guru, HUT PGRI, dan Hari Aksara Internasional tingkat Jawa Timur yang diperingati di Kabupaten Jember, Sabtu (19/11/2016) menjadi momen deklarasi pendidikan inklusi di Provinsi Jawa Timur.

“Sekolah inklusi itu tidak membeda-bedakan, termasuk mereka yang disabilitas, untuk mendapatkan kesempatan bersekolah,” jelas HM. Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), di Jember Sport Garden Kabupaten Jember.

Wagub menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen menyelenggarakan sekolah inklusi ini. “Pada dasarnya setiap orang harus mendapatkan pendidikan, termasuk yang mempunyai kecacatan sejak lahir,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini memberikan contoh sekolah inklusi seperti SLB (Sekolah Luar Biasa). Pemerinta juga telah menyediakan anggaran untuk penyelenggaraan sekolah inklusi ini.

“Kita juga memfasilitasi, seumpama dia (peserta didik) berada di kampung yang jauh ke kota bisa tinggal di SLB yang telah kita siapkan,” jelas kepada sejumlah wartawan.

Pada kesempatan pidatonya, Wagub berharap kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk ikut meningkatkan kualitas guru. “PGRI menjadi satu kekuatan untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia, khususnya kualitas guru,” ujarnya.

Pemerintah percaya, kedepan PGRI akan menjadi bagian terpenting dari usaha untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas. “Menghadirkan generasi –generasi pemenang,” imbuh Gus Ipul.

Di hari guru ini diharapkan sama sama meningkatkan komitmen. Yang di pemerintahan dengan memperbaiki diri regulasi-regulasi yang mendorong kualitas guru. Sekaligus para guru bekerja dan belajar karena ilmu saat ini berkembang terus. (*F2)

No Response

Leave a reply "Canangkan Pendidikan Inklusi, Wagub Ajak Benahi Diri"