Jember Kota Pandhalungan

DARI GELAR TTG SUMBAR, ALAT “ES GOYANG” JEMBER DI MINATI MASYARAKAT

Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kab. Jember yang beberapa waktu yang lalu mengikuti  gelar pameran Teknologi tepat guna (TTG) Nasional, yang berlangsung di Ibukota Propinsi Sumatera Barat, tepatnya di Kota Padang. Pameran yang berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 26 sampai dengan 30 September 2013, kemarin, nampaknya memberikan hasil yang sangat memuaskan, dimana alat hasil rekayasa teknologi ciptaan M. Fauzi, salah seorang siswa SMKN 5 Jember mendapatkan apresiasi positif di sejumlah pihak, termasuk masyarakat Kota Padang.

Pameran yang juga dihadiri langsung oleh Bupati Jember, MZA Djalal, bersama Istri, Ny. Sri Wahyuni Djalal, dengan sejumlah pejabat SKPD yang hadir saat itu, nampak juga mengapresiasi alat ng tersebut. Alat pembuat es krim karya siswa SMKN 5 Jember ini sempat membuat banyak pengunjung yang datang saat itu tertarik, mulai dari menanyakan tentang efektifitas dan efesiensi alat, hingga pemesanan alat, sampai dengan terjualnya alat tersebut.

Dikatakan oleh Ka. Bapemas Jember, Edy B Susilo, di ruangannya, bahwa tim pameran gelar TTG Bapemas yang diberangkatkan ke Kota Padang, Sumbar, yang menampilkan sebuah alat pembuat es krim dengan cara di goyang ini mendapatkan apreasiasi yang cukup luar biasa dari masyarakat Sumbar. Ketertarikan masyarakat Sumbar sendiri, ungkapnya, banyak dikarenakan pembuatan alat tersebut tergolong murah dan bahannya mudah didapat. Termasuk, hasil dari alat ini cukup cepat dalam proses produksinya.

Apresiasi masyarakat Sumbar, dikatakan oleh Edy, mulai dari bertanya, memesan, sampai dengan terjual. “malahan saat itu sampai ada yang ngotot untuk langsung membeli alat tersebut saat dipamerkan. Ini kan sebuah kebanggaan tersendiri”, katanya. Dirinya juga mengaku bahwa selaku Ka. Bapemas yang dipercaya oleh Pemkab Jember untuk memamerkan alat tersebut di Kota Padang merasa bangga dan salut, dimana alat hasil karya anak bangsa asli Jember ini ternyata bisa dilirik oleh masyarakat Sumbar. “ ini adalah bagian diproses, dimana pameran TTG ini merupakan ajang pembuktian rekayasa anak Jember. Ini juga di mulai dari sebuah lomba inovasi bagi pelajar dan mahasiswa, sehingga bisa menghasilkan produk yang sangat luar biasa tersebut sehingga bisa laku dengan harga 4 juta ”, ungkapnya senang.

Edy juga mengatakan bahwa pihak Bapemas sendiri akan siap menfasilitasi hak paten alat es Goyang tersebut, karena alat tersebut memang tergolong masih orisinil produk SMKN 5 Jember. “kami akan meminta kepada SMKN 5 Jember untuk mematenkan alat yang masih tergolong orisinil ini”, tegasnya. Edy berharap apa yang dilakukan oleh Bapemas saat ini bisa berkembang di tahun yang akan datang, tidak hanya menghasilkan alat teknologi wirausaha, namun juga banyak melahirkan teknologi tepat guna dalam bidang pertanian.

Dikatakan juga oleh Heru Supratikno, selaku pembibing SMKN 5 Jember, bahwa dengan digelarnya pameran TTG ini adalah ajang menciptakan sebuah hasil rekayasa teknologi yang berbasis potensi local, dengan nilai ekonomis tinggi. Heru berharap dengan adanya gelar TTG ini bisa melahirkan teknokrat-teknokrat andal asli jember, yang kemudian pada akhirnya bisa dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan. (tgh/humas)

No Response

Comments are closed.