Kerja Nyata

DARI TRADISIONAL SAMPAI MODERN ADA DI JCC

Ribuan orang tidak hanya dari Kabupaten Jember saja namun juga dari kabupaten lain dipastikan bakal menyaksikan dari dekat pelaksanaan Jember City Carnival (JCC) Sabtu (14/9), JCC kali ini  lebih meriah karena diikuti oleh 1500 orang dan jumlah tersebut tidak termasuk pengiring.Sebanyak 16 defile terdiri pelajar SMP, SMA, SMK dan umum akan melewati jalur sepanjang 4 km, mereka akan bergerak dari garis start yakni Jl.Gajahmada depan balai pengujian kendaran  bermotor dan berakhir di alun-alun Jember depan Bank Jatim Jl.Ahmad Yani.

Dalam keterangan pers Subadri Habib dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember usai rapat kordinasi JCC, menjelaskan, semua peserta menyatakan siap untuk ikut meramaikan kegiatan tersebut, bahkan dinas itu juga turun langsung ke sekolah-sekolah tidak hanya di kawasan kota saja untuk memantau kesiapan mereka mengikuti JCC.Dari pantauan tersebut, tidak ada kendala dan semua sekolah peserta JCC  Jember multi event 2013 berlatih  secara serius diluar jam pelajaran sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Semua persiapan sudah dilakukan dan Dinas Pendidikan Pemkab Jember sengaja mendatangi sekolah peserta JCC saat latihan, tidak ada hambatan dan tinggal menunggu hari H-nya saja untuk tampil. Tidak hanya kesenian modern tapi juga ada kesenian tradisional seperti reog, sendratari Ramayana, Anoman Obong dan Romo Tambak bakal ditampilkan, selain itu juga ada permainan tradisional egrang  setinggi 4 meter dari SMPN 1 Ledokombo juga tidak ketinggalan ikut ambil bagian di JCC 2013,”ungkap Subadri.

Dijelaskan juga oleh Subadri, tampilnya Marching Band dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Marching Band Gita Irama Spasa SMPN 1 Jember jelas menambah kemeriahan JCC malam hari tersebut.Belum lagi  eksperimental tradisional dance  dari SMA Negeri 2 Jember menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton, tari hasil ide Sulistiyowati salah seorang seniman tari di Kabupaten Jember juga akan melengkapi tampilan JCC, apalagi tari ini cukup unik karena pirantimusiknya menggunakan gentong plastik.

“Tarian ini unik banget  sesuai namanya  yakni eksperimental tradisional dance alatnya sederhana yakni gentong plastik dan akan diikat selendang serta diletakan didada pemain,  mungkin masih terlihat asing karena baru pertama kali ada di Jember.Gentong plastik ini berfungs sebagai genderang dan dipadukan oleh alat musik modern, jadi tarian ini memadukan unsur tradisional dan modern dan kedepan tarian ini bisa diterima oleh masarakat Jember seagai jenis kesenian baru namun enak ditonton dan didengar,”jelas Sulis. .(winardyasto)

No Response

Comments are closed.