Jember Kota Pandhalungan

Deklarasi Damai Pelaksanaan Pilkades Serentak

 

Penandatangan Deklarasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, di aula PB Sudirman Kantor Pemkab Jember, Rabu (26/11). Deklarasi damai Pilkades serentak ini diikuti oleh seluruh calon kepala desa, panitia Pilkades, Badan Perwakilan Desa (BPD), serta Camat, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek), serta Komandan Rayon Militer (Danramil) di 25 kecamatan, yang akan melaksanakan Pilkades serentak pada Hari Kamis (27/11).

Dalam pidatonya, Bupati Jember MZA Djalal mengatakan bahwa acara itu merupakan deklarasi damai pertama yang diterapkan dalam pelaksanaan Pilkades. Sebelumnya, Deklarasi damai hanya digelar pada saat pemilihan Presiden ataupun pemilihan kepada daerah. “Kegiatan ini merupakan ide yang baik, sehingga dilaksanakan dan ditindaklanjuti,” katanya.

Menurut MZA Djalal, deklarasi damai Pilkades serentak ini dimaksudkan untuk mewujudkan Jember yang lebih baik di masa mendatang. Karena deklarasi damai ini merupakan langkah antisipatif untuk menekan potensi terjadinya gangguan kamtibmas pada saat pelaksanaan Pilkades.

Pada pelaksanaan Pilkades kali ini, lanjutnya, petugas kepolisian dibantu oleh anggota TNI telah melakukan berbagai upaya sosialisasi dan pemantauan potensi kerawanan kamtibmas saat pelaksanaan Pilkades langsung. Sehingga petugas keamanan telah mempersiapkan berbnagai langkah antisipatif untuk menjaga keamanan. “Masyarakat, para calon kepala desa, Panitia Pilkades, BPD, dan para camat bisa tenang bekerja, karena kepolisian sudah memantau pelaksanaan Pilkades ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Djalal mengatakan bahwa sesungguhnya para calon kades yang ada sekarang ini adalah seorang negarawan atau bahkan seorang pejuang yang ingin mengabdi untuk nusa dan bangsa. Oleh karena itu, seluruh calon kepala desa ini sesungguhnya telah memenangi pertarungan dan telah menjadi sebagai seorang negarawan. “Tidak semua warga mau menjadi seorang calon kepala desa, jadi anda semua sudah menang menjadi seorang negarawan  dan pejuang,” paparnya.

 

Kepolisian Kerahkan 1.200 Anggota

Kepolisian Resor (Polres) Jember akan menerjunkan 1.200 anggota kepolisian untuk menjaga keamanan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 59 desa, yang tersebar di 25 kecamatan di kabupaten Jember, pada hari kamis (27/11).

“Sesuai dengan pemetaan wilayah, kami akan membagi wilayah yang melaksanakan pilkades langsung menjadi enam rayon. Kita akan terjunkan sebanyak 1.200 anggota kepolisian untuk mengamankan jalannya pilkades langsung ini,” kata Kapolres Jember Ajun Komisaris Besar (AKB) Sabilul Alief, disela acara deklarasi damai Pilkades langsung, di aula PB Sudirman kantor Pemkab Jember, Rabu (26/11).

Menurutnya, Polres Jember akan mengerahkan sebanyak 600 personel anggota polres Jember guna pengamanan Pilkades Serentak. Selain itu, Polre Jember juga mendatangkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Polda Jatim, satu SSK Shabara, satu Satuan Setingkat Pleton (SST) Dalmas Polres Bondowoso, dan satu SST Dalmas Polres Lumajang.

Selain itu, sambung Sabilul Alief, Polres Jember juga akan menempatkan satu orang perwira di setiap desa yang melaksanakan Pilkades. Sedangkan seluruh kepala bagian dan kepala satuan harus bermalam di desa yang memiliki potensi kerawanan gangguan keamanan di masing-masing rayon. “Kepala Bagian dan Kepala Satuan bukan tidur di desa, tetapi akan berkumpul dengan masyarakat, dan ikut serta dalam siskamling menjaga keamanan bersama masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Kapolres Jember menjamin bahwa keberadaan anggota kepolisian di desa itu murni untuk menjaga keamanan dalam pelaksanaan Pilkades serentak dan tidak akan berpihak kepada salah satu calon. Kapolres juga menghimbau seluruh jajaran pemerintah yang ada untuk menjaga netralitas guna tercapainya Pilkades Yang jujur, adil dan bermartabat. (*)

No Response

Comments are closed.