Demi Kepentingan Rakyat, Bupati Berharap PAPBD Segera Ditetapkan

Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., berharap pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) maupun PAPBD 2017 segera selesai dan ditetapkan, sehingga masyarakat bisa segera menikmati program pembangunan yang sudah direncanakan. Hal ini ditegaskan Bupati, usai menghadiri Rapat Paripurna I Pembahasan Raperda di DPRD Jember, siang tadi, Senin (25/9/2017).

Bupati kecewa akan lambatnya pembahasan yang dilakukan. Dan jangan sampai lambatnya pembahasan ini berakibat akan molornya penetapan raperda PAPBD 2017. “Yang penting semangatnya itu tidak boleh bergeser, yakni melayani masyarakat. Boleh tidak senang dengan bupati, namun jangan mengorbankan kepentingan masyarakat,” tegas Bupati Faida.

Bupati menerangkan, bahwa selama sebulan terakhir ini pembahasan belum juga selesai. “Jangan pakai opini-opini untuk mendiskreditkan pemerintahan, Bupati dan Wakil Bupati Jember, karena yang dirugikan sejatinya bukan bupati dan wakil bupati, namun yang dirugikan adalah kepentingan masyarakat Jember,” terangnya.

Jika tidak segera ditetapkan, maka program pembanguna tidak bisa jalan. “Sejatinya pembahasan itu harus cepat diselesaikan dan cepet dieksekusi, karena nilai sisa anggaran atau Silpa yang banyak.” Imbuhnya.

Sehingga Bupati mengingatkan kepada seluruh pihak terkait, khususnya dewan, agar kembali kepada niat awal yakni memperjuangkan nasib rakyat Jember. Bukan untuk kepentingan lainnya. Apalagi ada tujuan nantinya untuk menjelekkan Bupati dan Wakil Bupati, karena lambat menyerahkan rancangan perdanya, sehingga pembahasan lambat. Dan pada akhirnya silpa akan banyak. Jika SILPA banyak, maka Bupati dan Wakil Bupati dianggap gagal memimpin.

Bupati Faida juga menegaskan bahwa PLt dan Plh itu menghambat serapan anggaran. Karena sudah ada konsultasi dengan Mendagri semua tidak ada masalah. “Perlu dicatat, bahwa tidak mudah mencari atau memilih pejabat-pejabat yang benar-benar tegak lurus,” tegasnya. (Izza)

No Response

Comments are closed.