Diklat Managemen untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Agar Lebih Efektif dan Efisien

Ketersediaan obat dalam jumlah yang memadai sangat diperlukan, agar pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat bisa berjalan seperti yang diharapkan. Akan tetapi, kalau pengeluaran atau pemanfaatan obat tidak dimenej dengan baik, maka penggunaan obat dalam rangka pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat, juga tidak akan optimal.

Karena itu dibutuhkan pengetahuan soal managemen obat bagi petugas di lembaga pelayan kesehatan, seperti puakesmas atau rumah sakit. Pengetahuan managemen obat ini sangat diperlukan, agar penyediaan dan pengelolaan obat bisa berjalan efektif serta efisien.

“Manajemen obat bertujuan untuk ketersediaan pengelolaan obat yang efektif dan efisien, guna pelayanan kesehatan, utamanya di Kabupaten Jember,” ujar dr. A. Mujib Afan, M. Kes.

Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, dalam acara Pembukaan Diklat Manajemen Obat Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember tahun 2017, di Balai Diklat GOR Kaliwates Jember, Senin (6/11/2017).

Sebagai daerah yang telah masuk rekapitulasi Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Jember menempati urutan pertama untuk pengembangan SDM dengan berbagai variasi diklat. Oleh karenanya, dia sangat apresiatif atas kegiatan yang digelar, dan meminta agar kesempatan itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Kegiatan seperti itu lanjut Mujib, merupakan moment pengembangan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “Salah satunya kebutuhan obat, juga dapat menjamin tersedianya obat, dari jenis dan jumlahnya harus memadai,” imbaunya.

Sementara Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, yang hadir dalam acara itu, menyampaikan program renovasi sejumlah puskesmas yang sedang diilaksanakan di Kabupaten Jember. Renovasi ini, tidak hanya dilakukan pada gedung saja, tapi juga fasilitas yang ada, sebagaimana juga pernah disampaikan Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR.

Wabup berharap, evaluasi dan pengembangan yang dilakukan, harus berangkat dari keinginan hati untuk menjadi lebih baik. Pun dengan mendapatkan tambahan wawasan dan ilmu pengetahuan serta keterampilan baru, akan menjadi nilai tambaha para peserta diklat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Jember. (Mutia/Red. Indra GM)

No Response

Comments are closed.