Jember Kota Pandhalungan

Dirjen Peternakan Hadiri Deklarasi Sentra Peternakan Rakyat Wuluhan

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian, Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA dan didampingi Bupati jember, dr. Hj. Faida, MMR., menghadiri deklarasi Sentra Peternakan Rakyat (SPR) se-Kabupaten Jember yang berlangsung di Desa Wuluhan Kabupaten Jember kemarin siang, Jum’at (15/07/16).

Sebelum melaksanakan Deklarasi Sentra Peternakan Rakyat ( SPR ), Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA disambut dan dijamu di pendapa Wahya Wibawa Graha.

Baru kemudian seusai sholat Jum’at, Bupati dr. Hj. Faida, MMR., bersama Dirjen Peternakan Kementan Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA , beserta rombongan bergegas Menuju Desa Wuluhan dilokasi acara.

Sesampainya di tempat, Bupati beserta rombongan langsung meninjau beberapa stand yang berisikan pakan ternak ekspor ke Korea dari PT. Yongdi Ambulu, telur organik dari Rambi puji yang di produksi oleh PT. Laras Inti , susu dan yougurt dari koperasi Galur Murni, ada keju susu kambing dari kelompok Lembah Meru, dan beberapa hasil kreatif dari peternak Kabupaten Jember lainnya.

Usai meninjau stand Bupati, Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA , Ka. Bid. budidaya Ir. M. Cahyono M, MM , Kasi penyebaran dan pengembangan AFTA Budin, Spt, Msi , Kasi pakan Nur Ismanto, Spt menyaksikan sajian tarian dan kebolehan anak didik dari SD Tanjung Rejo 4 berupa sebuah kreasi baru yaitu tari lenggang semarang dan juga tari jaipong dari SD Teguh Tembok 01.

Kemudian acara di buka dengan bacaan basmalah dan Selanjutnya Sambutan dari Bupati yang seperti biasa di buka dengan salam nasional kita merdeka merdeka merdeka. “Saya datang kesini bersama rombongan juga tim pendamping dari Universitas Brawijaya dari Malang datang untuk peternak di Kabupaten Jember, sudah sering koordinasi di WA kapan deklarasi dan sekarang deklarasinya.” Tuturnya.

Menurut Bupati semua yang ditampilkan sebelum acara dimulai, termasuk penampilan tariannya bagus sekali, di wuluhan banyak seniman ciliknya.

“Hari ini kita anggap harinya peternakan, pokoknya hari ini yang paling penting ternak dan peternak , karena ternak dan peternak penting maka sekarang, persatuan dokter hewan hadir semua disini, asosiasinya IP juga hadir disini.” Imbuhnya.

Nantinya SPR seperti ini harus ada juga di sekolah searah dengan misinya di Jember, SPR bukan cuma untuk peternakan Sekaligus untuk destinasi wisata edukasi.

Bupati juga berharap supaya di Jember menjadi juara-juara dibidang peternakan minimal ditingkat propinsi.

Sementata itu Dirjen Peternakan dalam sambutannya, menyatakan bahwa konsep SPR adalah supaya dapat mempintarkan para peternak. Untuk sapi yang tidak jantan di kebiri saja. “Saya berpesan pada ibu bupati supaya ada asuransi untuk para peternak sehingga jika hilang ada asuransi, jika sakit asuransi, jadi apa apanya ada asuransi.” Pintanya.

SPR juga di bentuk untuk berjamaah dalam berbisnis di dampingi oleh pemerintah dan perguruan tinggi, kita bisa membuat populasi berencana kapan harus di kawinkan, berapa kali harus di IB, itu cukup sekali jadi. Dengan berjamaah performance sapi bisa seragam, umur seragam, tingginya seragam, beratnya seragam, kualitasnya juga seragam.

Usai mendengarkan sambutan dari Dirjen Peternakan dan lainnya, kemudian acara berlanjut dengan pembacaan deklarasi oleh 14 ketua dari masing-masing SPR. Ditutup dengan kegiatan Bupati dan rombongan meninjau sapi terpadu yang sudah terparkir di lapangangan. (Mutia, Izza)

No Response

Leave a reply "Dirjen Peternakan Hadiri Deklarasi Sentra Peternakan Rakyat Wuluhan"