Fraksi-fraksi DPRD Dukung Pemkab Kucurkan Modal Penyertaan untuk PDAM

Fraksi-fraksi di DPRD Jember menyatakan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Jember yang akan memberikan penyertaan modal bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jember. Dukungan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Jember, Kamis (5/4/2018), dengan acara pokok pemandangan umum fraksi fraksi di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Jember.

Juru bicara Fraksi PKS Mashuri Harianto mengapresiasi misi pemerintah daerah meningkatkan pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat agar memperoleh air minum. “Khususnya untuk keluarga dhuafa dan daerah-daerah sulit air minum,” ujarnya.

Fraksir PKS memandang masalah pembangunan fasilitas PDAM Jember untuk penyelenggaraan dan perencanaan sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat harus dikembangkan lebih luas dan ditingkatkan lebih maju secara terus menerus.

Konsekuensinya,  lanjut Mashuri, PDAM harus mempunyai kemampuan tumbuh sebagai perusahaan dengan manajemen yang sehat dan memperoleh keuntungan, namun memiliki misi sosial untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kami setuju alokasi modal tersebut,  yang nantinya meningkatkan kapasitas produksi,” ungkap Mashuri.

Jubir Fraksi Nasdem David Handoko Setyo menyatakan air bersih merupakan kebutuhan primer bagi setiap manusia. “Kita apresiasi program ribuan sambungan gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” katanya.

Nasdem menilai PDAM tidak hanya profit, tetapi juga memikirkan fungsi sosialnya. Kedepannya, PDAM diyakini akan semakin profesial, dengan dimulainya perekrutan direksi dari unsur profesional secara terbuka, sehingga dapat memberikan pelayanan yang paripurna kepada masyarakat.

Fraksi Golkar M Cholil Ashari sangat mengapresiasi keinginan Pemerintah Kabupaten Jember yang terus-menerus mendorong kemajuan taraf hidup masyarakat dengan melakukan pembangunan semua sektor.

Fraksiini juga mengapresiasi dan mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus-menerus memperbaiki kualitas pembangunan, khususnya sektor pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air bersih. “Optimis terbitnya peraturan daerah ini berdampak pada kualitas masyarakat  penerima manfaat, tetapi juga tetapi juga kualitas dari pelayanan dan air bersih itu sendiri,” kata Kholil.

Hariana, juru bicara Fraksi Harkat, mengapresiasi Bupati yang telah mengalokasikan anggaran sharing Rp. 87 milyar yang dapat menarik anggaran dari APBN sebesar 259,5 milyar. “Dengan harapan pada tahun 2022 kebutuhan akses air minum untuk masyarakat Jember dapat terpenuhi 100 persen,” tutur Hariana.

Fraksi Amanat Pembangunan memandang meningkatkan kesejahteraan rakyat perlu didukung oleh peraturan yang mengatur tentang pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana yang menunjang pada peningkatan pelayanan dasar masyarakat. “Seperti pengadaan pembangunan dan fasilitas air bersih,” ungkap Eli Yusuf, juru bicara Fraksi AP.

Fraksi Gerindra dengan juru bicara Hasan Basuki menyampaikan apresiasi terhadap Bupati dan Wakil Bupati yang optimis dalam melakukan berbagai upaya, salah satunya melalui usulan perda penambahan penyertaan modal PDAM.

“Program ini merupakan program dunia, agar lima tahun yang akan datang seluruh masyarakat di 31 kecamatan bisa menikmati air bersih,” tegasnya.

Oleh sebab itu, fraksi gerindra sangat mengapresiasi kesungguhan Bupati dan Wakil Bupati khususnya kepada direktur PDAM Jember, yang terus mewujudkan mimpi peningkatan fasilitas produksi, penambahan jaringan, dan distribusi air bersih.

Juru bicara Fraksi Kebangkitan Bangsa Sunarsih Kholis menyambut baik raperda usulan eksekutif ini, sehingga PDAM menjadi perusahaan daerah yang sehat. “Sesuai dengan tuntutan masyarakat yang makin beragam,” ujarnya.

Fraksi PDIP menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati yang berencana meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, utamanya terkait peningkatan infrastruktur kualitas air bersih.

 

“Dengan melaksanakan program masyarakat berpenghasilan rendah untuk penambahan saluran baru yang tidak dipungut biaya, gratis. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam penyediaan air bersih untuk masyarakat,” kata Lukman Winarno, juru bicara Fraksi PDIP.

Faksi PDIP melihat program ini merupakan hal yang bijaksana, dan merupakan lompatan yang luar biasa dengan harapan perusahaan air minum dapat menjadi perusahaan daerah yang sehat, kompetitif, dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. (izza/*f2)

 

 

No Response

Leave a reply "Fraksi-fraksi DPRD Dukung Pemkab Kucurkan Modal Penyertaan untuk PDAM"