Gelar Pesona Budaya Jember Bakal Jadi Agenda Tahunan

Geliat seni budaya di Kabupaten Jember kian menggairahkan. Berbagai kegiatan dan kreasi seni ditampilkan masyarakat dalam pentas seni budaya.

Pentas seni dan budaya yang ditampilkan, umumnya bernuansa Pandhalungan, yang menjadi ciri khas Jember. Mulai seni musik, tarian sampai pentas drama, semua dikemas dengan cita rasa Pandhalungan.

Terbaru, pentas seni dan budaya bernafas dan bernuansa Pandhalungan disajikan para guru seni budaya tingkat SMP se Kabupaten Jember. Kegiatan ini diprakarsai Pemkab Jember melalui Dinas Pendidikan yang disambut oleh MKKS dan guru mata pelajaran seni budaya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, sesuai dengan harapan Ibu Bupati,” ujar Drs Bambang Hariono, Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Jember, dalam sambutannya pada acara Pesona Budaya Jember, Kreativitas Seni Siswa se Kabupaten Jember” di aula SMPN 7 Jember, Kamis (14/12/2017).

Pagelaran seni yang menampilkan beragam kesenian Pandhalungan ini, diikuti siswa siswi SMP se Kabupaten Jember. Bentuk kegiatan yang ditampilkan antara lain, seni musik, tari-tarian, teater, pameran hasil karya siswa dan lomba tingkat SMP yang meliputi, lomba desain poster serta desain batik.

Diharapkan, pagelaran seni budaya yang melibatkan seluruh SMP se Kabupaten Jember ini, merupakan kegiatan bersama yang pertama kalinya. Karena itu diharapkan, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan.

Harapan yang sama juga disampaikan Kepala SMPN 3 Tanggul, Dra Harnik Purwati, M.Si. Gelar Pesona Budaya Jember yang merupakan kegiatan guru SMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) bidang mata pelajaran seni dan budaya ini, diharapkan bisa menjadi agenda tahunan.

Banyak keuntungan yang bisa didapat dari menjadikannya Gelar Pesona Budaya Jember sebagai agenda tahunan. Selain bisa dijadikan ajang unjuk kreatifitas para seniman untuk menampilkan karya seninya, juga bisa dimanfaatkan para siswa belajar tampil di panggung terbuka.

Bahkan kalau Gelar Pesona Budaya Jember ini bisa menjadi agenda tahunan, maka sangat dimungkinkan untuk dijadikan sebagai destinasi wisata. “Harapan kami, untuk tahun depan bisa lebih meriah lagi. Khusus untuk SMPN 3 Tanggul, tahun depan mudah-mudahan dapat menampilkan atraksi life. Monggo mau tari, musik patrol atau yang lain,” imbuh Harnik. (Indra GM)

No Response

Comments are closed.