Gelar Seni dan Budaya Pandhalungan Bakal Digelar Setiap Tahun

Pagelaran Seni Pandhalungan di Lapangan Grenden, Kecamatan Puger, yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, berlangsung cukup meriah. Meski tempat yang digunakan hanya lapangan desa, namun antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pagelaran terbilang cukup tinggi.

Tingginya minat masyarakat Kecamatan Puger untuk mengikuti pagelaran seni dan budaya Pandhalungan ini, mengingatkan pada kehidupan masa lampau daerah ini. Daerah Puger dan sekitarnya pada masa lampau pernah menjadi pusat kegiatan politik dan pemerintahan Raja Tawang Alun.

Karena itu tidak heran kalau masyarakat di daerah ini begitu menyukai kegiatan seni dan budaya tradisional. Bahkan menurut Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR., kalau perlu tahun depan pagelaran seni dan budaya Pandhalungan digelar kembali di daerah ini.

“Pak Arief (Kadisparbud) saya titip. Kalau ada acara seperti ini lagi. Kalau di Puger penontonnya rapi seperti ini, tahun depan boleh dibaleni (diulang,red) ada di Puger lagi,” ucap Bupati Faida, dalam acara Pagelaran Seni dan Budaya Pandhalungan, di lapangan Desa Grendern, Kecamatan Puger, Rabu malam (27/12/2017).

Bupati sangat mengapresiasi acara Pagelaran Seni dan Budaya Pandhalungan yang digelar yang digagas Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Jember. Karena acara dinilai sebagai media yang sangat tepat untuk menyosialisasikan seni dan budaya tradisional Pandhalungan.

Sekaligus untuk memantapkan dan semakin mengokokohkan Jember Kota Pandhalungan. “Ini tugas Dinas Pariwisata manggungke (menampilkan,red) kebanggaan Jember. Seni Pandhalungan kebanggaan Jember untuk dinikmati oleh masyarakat Jember dan nantinya oleh masyarakat di seluruh dunia,” ujar Bupati Faida menandaskan. (Indra GM)

No Response

Comments are closed.