Campak Rubella

GURU AMERIKA LAKUKAN KUNJUNGAN KELAS DI KABUPATEN JEMBER

International Leadership Of Education Program (ILEP) adalah program dari salah universitas di Amerika serikat (AS), tujuan program itu tidak lain memberikan kesempatan kepada guru di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia untuk melihat dari dekat keberhasilan pengelolaan bidang pendidikan di negara adidaya tersebut. Kabupaten Jember sendiri berhasil memberangkatkan Umi Rukhailah dari SMAN 1 Ambulu untuk bertolak ke Amerika Serikat selama enam bulan, diharapkan sekembalinya dari negeri Paman Sam tersebut yang bersangkutan diharapkan dapat mengaplikasikan pengalamannya di sekolah.

ILEP dinilai oleh Drs.I.Wayan Wesa Atmaja, MSi, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jember merupakan hal positif, tak heran jika Amerika Serikat mengirimkan tenaga pendidiknya setara SMA ke Jember untuk menindaklanjuti program tersebut melalui kunjungan kelas (teachers global class room visit ) di SMAN 1 Ambulu. Bahkan rombongan tamu dari Amerika tersebut menyempatkan diri mampir ke kantor sekretariat PGRI Kabupaten Jember dan sekaligus melakukan paparan di hadapan pengurus organisasi guru dan pejabat dari Dinas Pendidikan Pemkab Jember Tatang Prijanggono SPd.MPd..

“Kedatangan guru di Amerika Serikat untuk melakukan kunjungan karena Kabupaten Jember pernah mengirimkan wakilnya mengikuti program ILEP tersebut, selain itu mereka juga akan melakukan studi budaya dan mengunjungi organisasi profesi guru yakni PGRI.Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh PGRI Kabupaten Jember lantas muncul keinginan untuk mendaulat mereka menjadi narasumber seminar nasional comparation study Amireka and Indonesia, setidaknya pendidik dari Amerika Serikat ini bisa menceritakan kondisi pendidikan disana dan ini jelas menjadi tambahan pengetahuan bagi guru di Kabupaten Jember,”terang Wayan.

Diakui oleh Wayan, tidak mudah memang bagi guru untuk bisa lolos seleksi program ILEP ini, beratnya persyaratan seperti kemampuan berbahasa Inggris aktif dan memiliki lebih dari 500 toefl dirasa cukup berat bagi calon peserta.Amerika serikat bahkan menanggung semua pembiayaan dari mulai pemberangkatan, akomodasi dan kepulangan peserta ke negara asalnnya, tak heran jika program ini diminati oleh tenaga pendidik aktif dari seluruh Indonesia dan mereka sepertinya saling berlomba secara ketat untuk bisa mewujudkan impiannya terbang ke Amerika Serikat membedah rahasia negara tersebut sukses mengelola bidang pendidikan.

“Adalah suatu kebanggaan tersendiri bagiKabupaten Jember karena mampu mengalahkan peserta lainnya, bayangkan seluruh Indonesia hanya 16 guru diberi kesempatan untuk ikut program ILEP ini. Tidak hanya bermodalkan fasih berbahasa Inggris saja, lebih dari itu peserta juga harus memiliki kompetensi untuk memperdalam manajemen pendidikan di Amerika Serikat.Sepulang dari ILEP ini setidaknya wawasan perserta bisa lebih luas lagi, peserta jelasnya kan mengamati bagaimana negara super power itu menerapkan aturan kepada guru untuk mendidik murid dan nantinya itu bisa ditularkan di Indonesia dan mereka tidaklagi menjadi guru tingkatan lokal tapi guru global,”imbuh Wayan.

Uniknya rombongan guru Amerika Serikat itu saat berada di Jember sempat disuguhi tari Reog Ponorogo oleh puluhan murid TK dari Kecamatan Sukowono, bahkan bocah-bocah lugu berebut jabat tangan saat tamu bule itu menginjakan kakinya di Kantor Sekretariat PGRI Kabupaten Jember sebelum menjadi narasumber seminar nasional.(winardyasto)

Download Logo HUT RI 72
No Response

Comments are closed.