HUT TNI 71

Halau Ancaman NKRI dari Berbagai Aspek

Wakil Bupati Drs KH Abdul Muqit Arief mengajak semua elemen di masyarakat menghalau gerakan-gerakan yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyataan tersebut disampaikan Wabup saat Apel Kebangsaan yang digelar oleh Ansor Jember, Jumat (10/2/2107), di Alun-alun Jember.

Ansor adalah bagian tidak terpisahkan dalam perjuangan kemerdekaan, khususnya sebagai organisasi di bawah Nahdatul Ulama yang sangat konsen, yang sangat perhatian terhadap NKRI.

“Yang disampaikan saat ini merupakan sebuah pernyataan riil bahwa NU secara umum dan secara khusus Banser Ansor adalah betul-betul untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, di tengah ancaman ancaman yang sekarang mulai terasa mengatasnamakan agama, suku, ras, dan sebagainya,” tutur Wabup.

Wabup menegaskan, untuk menghalau gerakan-gerakan yang merongrong NKRI memang harus dari berbagai aspek dan cara. Jika Banser Ansor dengan Apel Kebangsaan, elemen lain bisa dalam bentuk yang lain.

“Segala sesuatu yang akan merongrong NKRI, (menghalau gerakan) ini adalah tugas kita semua yang mencintai NKRI,” tegas Wabup.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Kabupaten Jember Ayub Junaidi menyampaikan Ansor sebagai garda depan ahlussunnah wal jamaah siap melawan radikalisme dan khilafah yang telah merebak di desa desa. Gerakan Ansor ini untuk menjaga marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bangsa Indonesia.

Kesiapan itu ditunjukkan dengan Apel Kebangsaan, yang digelar usai shalat Jumat. Sekitar seribu anggota Banser dan Ansor ikut dalam apel kesiapan itu.

“Kita apel siaga karena Jember sudah darurat khilafah sama paham-paham radikalisme,” kata Ayub Junaidi di Alun-alun Jember. Apel Kebangsaan tersebut mengambil topik “Lawan Radikalisme, Tolak Khilafah”.

Menurut Ayub Junaidi, gerakan khilafah di Jember sudah dalam kondisi darurat. Pihak-pihak yang ingin khilafah telah berani muncul di desa desa. Jumlah mereka juga cukup banyak.

Kondisi darurat itu memaksa Banser dan Ansor bersiap siaga untuk melawan gerakan itu dan menegakkan paham ahlussunnah wal jamaah.

“Banser harus siap siaga, karena Banser adalah pasukan dari Nahdatul Ulama yang selalu mengamankan ahlussunnah wal jamaah,” tegas pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jember ini.

Khilafah harus dilawan, kata Ayub, karena sudah jelas bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia. “Mereka tidak mau NKRI,” ujarnya.

Pasca Apel Kebangsaan, Banser dan Ansor akan melakukan sosialisasi tentang bahaya radikalisme yang sudah merebak di desa-desa di Jember. Kegiatan ini akan bekerjasama dengan aparat kepolisian dan TNI. (*f2, Izza)

No Response

Leave a reply "Halau Ancaman NKRI dari Berbagai Aspek"