Kerja Nyata

Handy Craft Gedebok

879 views

Handy Craft Gedebok, Kenapa Tidak?
Oleh : Winardyasto

 

Pelepah pisang atau dalam bahasa Jawa disebut gedebok ternyata mampu dikelola menjadi barang bermanfaat, lewat garapan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Asy Syifa Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe, gedebok itu bisa disulap menjadi kerajinan tangan seperti tempat tisu kubus, tempat tisu balok, tempat tisu lipat, tempat perhiasan, tempat aqua kotak, tempat kain batik, hantaran kemanten, pendil boneka, tempat botol minuman, dompet, tempat map dan Tas. Handy craft gedebok made in Kecamatan Sumberjambe ini sempat membuat bupati Jember MZA Djalal merasa tertarik saat membuka pameran produk unggulan Jember di TPK Perhutani Jubung Kecamatan Sukorambi, bahkan bupati optimis prospek kerajinan gedebok ini nantinya cukup cerah dan disukai oleh masyarakat.Apa yang dikemukakan oleh MZA Djalal tersebut bukan tanpa alasan, kerajinan gedebok itu sendiri desainnya cukup memikat dan pantas bila dijadikan cindera mata.

“Hampir semua pekarangan penduduk khususnya di Desa Cumedak ini banyak dijumpai pohon pisang, karena itu setelah pembuatan kerajinan ini dikenalkan kepada masyarakat dan santri ternyata banyak sekali peminatnya dan diharapkan bisa menambah penghasilan”

Meski kegiatan PKBM tersebut baru dijalankan di PP Asy Syifa 3 bulan lalu dengan memberdayakan masyarakat dan santri, namun nampaknya hasil pelatihan menimba ilmu ke Bojonegoro itu tidaklah sia-sia. Keseriusan masyarakat dan santri untuk menggeluti bisnis dari gedebok ini patut di acungi jempol, dalam waktu sekejap mereka sudah bisa terampil membuat berbagai bentuk ornament kerajinan, jadi tak heran bila kini di PP Asy Syifa terlihat aktifitas tiada hari tanpa gedebok.

“Pembuatan handy craft gedebok ini untuk mengisi waktu luang ibu-ibu dan santri, apalagi di Kecamatan Sumberjambe untuk mendapatkan gedebok ini tidak terlampau sulit.Hampir semua pekarangan penduduk khususnya di Desa Cumedak ini banyak dijumpai pohon pisang, karena itu setelah pembuatan kerajinan ini dikenalkan kepada masyarakat dan santri ternyata banyak sekali peminatnya dan diharapkan bisa menambah penghasilan,”tukas Kyai H.Nisful Lailah Pengasuh PP Asy Syifa. Meski kerajinan gedebok masih dianggap asing namun di hari pertama pameran produk unggulan Jember tersebut tidak pernah sepi dari pengunjung, bahkan mereka sempat heran melihat gedebok bisa dijadikan cindera mata bernilai seni tinggi. Keberadaan gedebok selama ini acapkali dianggap sebagai sampah dan tidak ada kegunaannya, namun melalui sentuhan PP Asy Syifa gedebok itu kini malah banyak dicari dan dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan masyarakat pedesaan. Untuk membuat kerajinan tangan tersebut sedikitnya dibutuhkan 1 pick up gedebok dalam satu harinya dengan panjang gedebok itu berkisar 1,5 meter, sementara ini gedebok itu didatangkan dari luar Jember yakni Bojonegoro. Hal itu dibenarkan oleh Ustad Nur Hasan salah seorang pengajar di PP Asy Syifa di lokasi pameran produk unggulan Jember, dirinya berharap kerajinan ini bisa di pasarkan di luar Kabupaten Jember karena itu perlu adanya penjajakan. Sementara itu salah seorang santri PP Asy Syifa yang enggan menyebutkan namanya, menilai positif adanya. PKBM apalagi pembuatan kerajinan gedebok ini tidak terlampau rumit dan bahan dasarnya mudah didapat serta nantinya ketrampilan tersebut bisa dijadikan sebagai mata pencaharian ketika dirinya kelak selesai menamatkan pendidikannya di pondok pesantren.

No Response

Comments are closed.